Kamis, 18 Jun 2026 22:21 WIB

Residivis Kasus Pembunuhan Disergap saat Kirim Ribuan Pil Koplo di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 09 Sep 2021 15:09 WIB

jatimnow.com - Dua orang bertato diamankan Unit Reskrim Polsek Bubutan saat hendak mengirim ribuan butir pil koplo berlogo Y. Saat diinterogasi, salah pelaku merupakan residivis kasus pembunuhan.

Residivis itu adalah Mazwar Anas (28), warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik. Sementara temannya yakni Mohammad Ainur Rochim (26), warga Desa Karang Tumpuk, Kecamatan Panceng, Gresik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kedua tersangka ini kami amankan saat melintas di depan Pasar Loak. Saat kami geledah, kami temukan dua botol yang masing-masing berisi 950 butir pil koplo berlogo Y, yang dikemas dengan plastik di dalam tas. Ngakunya hendak dikirim ke daerah Bendul Merisi," sebut Kanitreskrim Polsek Bubutan, AKP Olloan Manulang, Kamis (9/9/2021).

Bersama barang bukti, kedua tersangka langsung dibawa ke Polsek Bubutan untuk diperiksa.

Olloan menjelaskan, penyergapan terhadap dua kurir tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi jika ada pengiriman paket pil koplo yang dilakukan dua orang laki-laki, yang saat itu mengendarai motor Honda Beat bernopol W 3788 BR.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Atas informasi itulah, Olloan dan anak buahnya langsung melakukan penyelidikan, hingga didapati kedua tersangka tengah melintas di depan Pasar Loak.

"Langsung kami hentikan kendaraannya. Kemudian kami lakukan penggeledahan dan benar kami temukan ribuan pil koplo berlogo Y yang disimpan di dalam tas tersangka," jelasnya.

Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengaku jika barang haram itu akan dikirim ke seorang pengedar di daerah Bendul Merisi, atas suruhan bandar berinisil CPK, yang kini buron.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ngakunya sudah dua kali ini melakukan pengiriman. Salah satu tersangka yakni MN (Mazwan) ternyata seorang residivis. Kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya hingga meninggal dunia," papar Olloan.

"TKP-nya waktu itu di Sidoarjo, tahun 2015. Dan tersangka bebas tahun 2019. Saat ini kasusnya masih akan kami kembangkan, untuk berusaha mengungkap jaringan di atasnya, termasuk memburu bandar yang menyuruh kedua tersangka," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.