Rabu, 17 Jun 2026 05:46 WIB

YMI ITS Beri Beasiswa untuk 32 Yatim Piatu di Surabaya

Foto bersama pengurus Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS, jajaran pimpinan ITS, serta para penerima bantuan beasiswa.
Foto bersama pengurus Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS, jajaran pimpinan ITS, serta para penerima bantuan beasiswa.

jatimnow.com - Yayasan Manarul Ilmi (YMI) Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya berikan beasiswa pendidikan kepada 32 anak yatim-piatu korban Covid-19 yang berada di lingkungan kampus dan sekitarnya, Kamis (2/9/2021).

Ketua dewan pembina YMU ITS, Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA mengungkapkan, sejak melonjaknya covid gelombang kedua bulan Juni 2021, YMI ITS telah melakukan berbagai upaya penanganan.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Mulai yang bersifat tanggap darurat hingga rehabilitasi korban secara jangka panjang. Di antaranya program untuk anak-anak yatim akibat Covid-19.

"Kali ini YMI ITS berkolaborasi dengan Rektorat ITS menyalurkan bantuan untuk 32 anak yatim yang menjadi korban covid 19," ujar Tri Yogi, berdasarkan rilis yang diterima jatimnow.com, Minggu (5/9/2021).

Ketua pengurus YMI ITS, Triyanto menambahkan, Covid-19 telah banyak memakan korban nyawa. Di samping itu masalah pendidikan, sosial ekonomi dan mental masyarakat juga menjadi yang terdampak.

Untuk itu YMI ITS hadir membersamai para korban, terutama untuk anak-anak yatim dari keluarga besar ITS dan juga masyarakat umum.

"Untuk program peduli yatim akibat Covid-19, YMI ITS telah menyiapkan beberapa agenda, sehingga mereka bisa terus tumbuh dan berkembang bersama keluarga atau para walinya," urainya.

Melalui program ini, YMI juga membuka kesempatan masyarakat yang peduli untuk bersama-sama menjadi orangtua asuh.

“Program untuk anak yatim tersebut diantaranya adalah santunan sosial, beasiswa pendidikan dan pendampingan sosial psikologi secara berkelanjutan," tegas Triyanto disela-sela penyerahan bantuan.

Selain kegiatan untuk yatim, YMI selama 3 bulan terakhir juga telah menyalurkan berbagai macam bantuan untuk korban covid 19.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

Mulai dari pemberian paket isoman pada 135 orang, paket obat-obatan 100 dus, oksigen konsentrator 6 unit, dan tabung oksigen 9 unit.

Sejak didirikan pada tahun 2019, YMI ITS terus bergerak memberi manfaat untuk masyarakat. Termasuk membina para mahasiswa ITS dalam Ma’had Al Quran sejumlah 44 orang.

“Seperti niat pendiriannya oleh seluruh mantan Rektor ITS, YMI ITS bersama Kampus ITS akan terus berusaha untuk banyak memberi manfaat kepada masyarakat secara lebih luas," tambah Adi Dharma, Ketua 1 YMI ITS.

Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengungkapkan melalui YMI ITS Surabaya, pihaknya turut serta dalam memberikan bantuan biaya hidup bagi anak-anak yatim maupun piatu di lingkungan kampus.

"Kami merespon dengan langsung nol kan UKT para mahasiswa yang menjadi Yatim Piatu karena Covid-19," ujar Prof Ashari.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Bantuan beasiswa tersebut disambut haru oleh Tsabita Karlina Hidayati, mahasiswa departemen arsitektur yang menjadi salah satu penerima beasiswa karena orang tuanya meninggal setelah terpapar Covid-19.

"Saya punya dua adik yang masih sekolah. Abi saya semasa hidup dosen Teknik Kelautan ITS. Seluruh keluarga kami sempat covid dan masuk rumah sakit. Tanggal 21 Juni 2021 Abi meninggal, selanjutnya pada 8 Juli Umi menyusul Abi ke rumah Allah," urainya sambil menahan air mata usai menerima bantuan di Rektorat ITS.

Bagi Tsabita ujian ini cukup besar, karena ia dan dua adiknya belum mandiri. Sehingga ia merasa sangat berterima kasih pada ITS yang telah membantu keluarganya sejak masuk rumah sakit hingga kedua orang tuanya meninggal.

"Kali ini YMI, membantu beasiswa saya dan adik-adik saya. Saya sangat berterima kasih. Saya harap saya dan adik-adik bisa memanfaatkan beasiswa yang diberikan dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.