Rabu, 17 Jun 2026 12:13 WIB

Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Dalam Dubur ke Lapas Kediri Digagalkan

Tiga warga binaan yang terlibat penyelundupan sabu dan ekstasi dalam dubur ke Lapas Kediri
Tiga warga binaan yang terlibat penyelundupan sabu dan ekstasi dalam dubur ke Lapas Kediri

jatimnow.com - Kejelian petugas Lapas Kediri Kanwil Kemenkumham Jatim berhasil menggagalkan penyelundupan paket diduga narkotika jenis sabu dan pil psikotropika (ekstasi) yang dikemas, lalu dimasukkan ke dalam dubur pembawanya.

Paket barang terlarang itu digagalkan pada Sabtu (4/9/2021) sore. Petugas Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kediri yang bertugas di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) menemukan benda mencurigakan di area kebun kangkung.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Pada pagi buta sebelum kegiatan pembinaan dilakukan, petugas menyisir kebun kangkung dan menemukan bungkusan mencurigakan. Barang mencurigakan itu dibungkus dengan bungkus rokok. Diduga paket tersebut dilempar orang tak dikenal dari luar area SAE.

"Petugas sempat mengecek dan benar bahwa bungkus rokok tersebut berisi paket narkotika," ujar Kalapas Kediri, Asih Widodo dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (5/9/2021).

Namun untuk memastikan pemilik barang tersebut, petugas membiarkan bungkus rokok itu di tempatnya. Salah seorang petugas lalu memasang kamera pengintai dari kejauhan menggunakan smartphone pribadinya.

"Sekitar pukul 06.30 WIB petugas kami melihat salah satu warga binaan berinisial SKJ nampak sedang mencari sesuatu yang jatuh di sekitar kebun kangkung," ujar Asih.

Saat itu, lanjut Asih, SKJ terpantau menggenggam sesuatu. Petugas merekam seluruh aktivitas mencurigakan itu dan melaporkan kepada Kepala Pengamanan Lapas untuk langkah lebih lanjut.

Usai pembinaan luar lapas selesai, petugas pengamanan lapas melakukan penggeledahan secara intensif terhadap 13 WBP yang mengikuti program asimilasi di SAE Lapas Kediri.

"Dari interogasi tersebut, diketahui bahwa SKJ melakukan aksinya dibantu oleh PW yang juga peserta program asimilasi," tutur Asih.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

PW sempat berkelit dan mengatakan bahwa paket narkotika tersebut disimpan dalam kamar mandi di area SAE. Petugas pun menyisir area yang dimaksud. Namun tidak menemukan apa-apa. Setelah interogasi mendalam, barulah PW mengaku.

"Dia lalu mengaku menyimpan paket narkotika tersebut dalam duburnya," terang Asih.

Petugas lalu meminta PW untuk mengeluarkan paket tersebut dalam duburnya. Disaksikan beberapa petugas, paket yang disimpan dalam plastik klip itu ternyata berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,86 gram.

"Petugas juga menemukan 10 butir pil psikotropika," tambah Asih.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan mendapati keterlibatan seorang WBP berinisial RN sebagai pemesan paket tersebut. PW mengaku mendapatkan bayaran sekitar Rp 400 ribu dalam aksinya itu. Sedangkan SKJ mengaku hanya diberi rokok dan seporsi makanan.

Baca Juga: Foto: Salat Idul Adha di Lapas Kediri

"Kami langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk proses lebih lanjut, saat ini ketiganya sudah dibawa," lanjut dia.

Sementara Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono memberikan apresiasinya. Menurutnya, ini menjadi bukti komitmen jajarannya dalam memerangi peredaran gelap narkotika.

Selanjutnya, Krismono langsung menginstruksikan kepada seluruh lapas dan rutan di bawah naungannya untuk mengintensifkan pengamanan di area SAE. Mengingat, ada beberapa lapas yang memiliki SAE sebagai program andalan pembinaan kemandirian untuk warga binaannya.

"Kami minta ada peninjauan ulang untuk memastikan apakah warga binaan memang layak ikut program di SAE atau tidak, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," tandas Krismono.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.