Kamis, 18 Jun 2026 09:58 WIB

Ibunda Khalimatus Sadiyah Bangga Putrinya Harumkan Mojokerto di Paralimpiade

Khalimatus Sadiyah usai memenangkan medali emas Paralimpiade 2020 Tokyo. Foto : Dokumentasi keluarga.
Khalimatus Sadiyah usai memenangkan medali emas Paralimpiade 2020 Tokyo. Foto : Dokumentasi keluarga.

jatimnow.com - Peraih medali emas Paralimpiade 2020 Tokyo, Khalimatus Sadiyah adalah atlet putri kebanggan asal Kabupaten Mojokerto. Pasangan Leani Ratri Oktila di cabang olahraga bulu tangkis ganda putri ini, menang dua gim langsung dengan perolehan 21-18 dan 21-12.

Leani/Khalimatus menang melawan pasangan Cina Cheng Hefang/Ma Huihui dalam laga final para badminton nomor SL3-SU5, hanya dengan waktu 32 menit saja.

Baca Juga: PBSI Kabupaten Kediri Gelar Kejurkab 2025, Jaring Atlet Muda Berbakat

Khalimatus merupakan warga Dusun Kecubuk, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Maslukah, ibunda Khalimatus Sadiyah, menceritakan awal karir anaknya ketika berlatih di PB Bendo Sport, Mojosari.

"Awalnya dia (Khalimatus Sadiyah) latihan di PB Bendo Sport Mojosari, terus masuk pelatnas dan alhamdulilah bisa juara terus," kata Maslukah saat ditemui di warungnya di Mojokerto, Minggu (5/9/2021).

Ia dan keluarga besar merasa bahagia dengan pencapaian emas yang diraih anak bungsunya tersebut. Khalimatus yang biasa disapa Alim, juga pernah mendulang prestasi di berbagai pertandingan badminton.

"Awalnya menang di Korea sampai bisa meraih emas di Paralimpiade Tokyo, tadi malam. Ya senang karena Alim bisa mengharumkan nama keluarga, Mojokerto dan Indonesia di kancah internasional lewat badminton," ungkapnya.

Baca Juga: Lahirkan Bibit Atlet Muda, PBSI Lamongan Gelar Bupati Open dan Kejurkab

Tadi malam Sabtu (4/9/2021) Maslukah atau karib disapa Mak Kah, menonton pertandingan Alim yang berpasangan dengan Leani melalui siaran langsung di YouTube.

"Selama pertandingan tadi malam deg-degan hingga menangis saat anak saya menang dan bisa meraih emas di Paralimpiade Tokyo," terangnya.

Menurut Mak Kah, sebelum Alim berangkat ke Tokyo, dirinya melaksanakan puasa yang ditujukan kepada anaknya tersebut biar bisa meraih yang terbaik dalam ajang Paralimpiade.

Baca Juga: Pecah Telur, Atlet Panahan Tulungagung Sumbangkan Medali Emas di Porprov

"Sebelum pertandingan final Alim meminta doa agar sehat dan menang, dia bilang agar didoakan biar menang di final dan alhamdulilah menang," pungkasnya.

Sekali lagi, selamat untuk Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah.

Maslukah, ibunda Alim saat ditemui di rumahnya.Maslukah, ibunda Alim saat ditemui di rumahnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.