Rabu, 17 Jun 2026 20:58 WIB

Pengakuan Wali Murid di Surabaya yang Diwajibkan Beli Seragam Sekolah

Para wali murid saat wadul ke Fraksi PDIP DPRD Surabaya
Para wali murid saat wadul ke Fraksi PDIP DPRD Surabaya

jatimnow.com - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Surabaya menerima empat wali murid yang mengaku diminta membayar biaya seragam sekolah anaknya, jelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Salah satu wali murid SMP negeri di Surabaya berinisial Y mengaku keberatan dengan tagihan seragam sekolah yang disodorkan pihak sekolah. Kata dia, untuk empat setel seragam baru, nilainya Rp 1,5 juta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Yuli, selain harganya yang lebih mahal dari pasaran, kondisi Pandemi Covid-19 kali ini juga menyebabkan ekonominya semakin sulit.

"Satu juta lima ratus. Itu empat setel dalam bentuk bahan. Yang bahan tiga, yang satu baju olahraga," ujar Y kepada jatimnow.com melalui sambungan telepon, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: 

Y mengaku ada kejanggalan pada kebijakan sekolah yang meminta siswa untuk membeli seragam baru karena bertentangan dengan perintah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Itu disampaikan ke anak-anak didiknya. Kita kalau nanya gitu langsung ditelepon, nggak ada gitu chat WA itu nggak ada, langsung ditelepon sama pihak sekolah," ungkap dia.

Hal tersebut lalu membuat Y mencoba berkomunikasi dengan pihak sekolah. Namun hasilnya, mereka berdalih bahwa pembelian seragam di sekolah adalah untuk kebaikan siswa.

"Waktu menanyakan di sekolah, sekolah bilang kalau suruh beli seragam, (soalnya) kalau beli di luar, takutnya tidak sama dari bahan dan warnanya," tambah dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Apalagi, lanjut Y, karena kondisi ekonominya kurang mampu, proses masuk putrinya ke bangku SMP dilakukan lewat jalur Mitra Warga, agar mendapat keringanan biaya.

"Kalau Mitra Warga kan dari pak wali kota harusnya bebas biaya dan kalau saya kan ikut jalur Mitra Warga. Ini kenapa masih disuruh bayar seragam," sambung dia.

Pengaduan Y dan wali murid lainnya itu diterima Sekretaris Fraksi PDIP Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am dan anggota lainnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.