Senin, 22 Jun 2026 20:43 WIB

PTM Terbatas Dimulai, Bupati Ipuk Sambut Pelajar Banyuwangi di Gerbang Sekolah

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Sep 2021 13:03 WIB

jatimnow.com – Turunnya status Kabupaten Banyuwangi menjadi Level 3 membuat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) kembali dibuka.

Bupati Ipuk Fiestiandani pun meninjau kesiapan sekolah di hari pertama pelaksanaan PTM untuk kelancaran pembelajaran dalam mendukung kelancaran pembelajaran online dan offline.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

Dengan mengendarai sepeda, Bupati Ipuk menuju SDN 1 Kebalenan Banyuwangi. Ipuk datang cukup pagi untuk menyambut para pelajar langsung di depan gerbang sekolah.

"Alhamdulillah hari ini bertahap dimulai PTM. Saya sengaja datang pagi-pagi untuk menyambut anak-anak di pintu gerbang sekolah, memberikan semangat di hari pertama PTM ini,” ujar Ipuk saat menyambut para pelajar di depan gerbang sekolah, Rabu (1/9/2021).

Bupati Ipuk juga membagikan makanan-minuman ringan kepada para pelajar.

"Sehat nak, kalau sakit jangan masuk dulu ya. Masker harus dipakai," kata Ipuk kepada pelajar yang sedang mengantri cek suhu tubuh.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga meminta sekolah untuk memperhatikan kondisi ekonomi keluarga pelajar, khususnya mereka yang dari keluarga yang terdampak Pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 telah berdampak pada perekonomian banyak orang. Saya minta sekolah untuk peka. Jangan sampai sekolah mewajibkan siswa membeli seragam baru,” kata Ipuk kepada guru-guru SDN Kebalenan dan Kepala Dinas Pendidikan Suratno.

"Sekolah jangan memaksa orang tua wajib beli seragam, kalau memang tidak mampu ya jangan dipaksa. Saya tidak mau dengan laporan ada sekolah yang maksa beli seragam sementara orang tuanya tidak mampu. Jangan sampai, ada anak tidak sekolah hanya gara-gara tidak bisa beli seragam. Demikian pula soal buku,” kata Ipuk.

Untuk kebutuhan seragam anak dari keluarga tidak mampu, Ipuk meminta Dinas Pendidikan mengoordinasikannya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

"Kita galang gerakan membantu bersama. Bisa lewat SAS, gotong royong lembaga zakat, dan sebagainya,” ujarnya.

Ipuk menambahkan, Dinkes dan Puskesmas juga akan terus melakukan vaksinasi Covid-19 kepada para guru dan pelajar sebagai ikhtiar perlindungan.

"Guru-guru sudah banyak yang divaksin, kita akan terus tingkatkan dan tuntaskan. Untuk pelajar juga jalan terus,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menambahkan pelaksanaan PTM digelar dengan 50 persen siswa mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah, sementara 50 persen sisanya mengikuti secara daring dari rumah masing-masing.

“Untuk siswa yang belajar di sekolah bergantian,” kata Suratno.

Baca Juga: Bupati Ipuk Ajak Ikawangi Perkuat Soliditas Membangun Banyuwangi

Suratno menjelaskan PTMT ini menyesuaikan kesiapan sekolah. Di Banyuwangi terdapat Paud/TK sebanyak 1.092, 821 SD, dan 204 SMP.

Selain dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen dari jumlah siswa, terdapat beberapa persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Di antaranya sekolah harus memiliki fasilitas yang memenuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dalam pelaksanaannya, kata Suratno, siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka harus ada persetujuan dari orangtua peserta didik, komite sekolah, dan Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.