Sabtu, 20 Jun 2026 01:26 WIB

Tahun 2022, Pasokan Gas di Jatim Diproyeksikan Melebihi Permintaan

  • Penulis :
  • | Sabtu, 28 Agu 2021 10:09 WIB

jatimnow.com - Kegiatan lifting gas di Jatim pada tahun 2022 diproyeksikan melebihi permintaan pasar, baik konsumen rumah tangga maupun industri, seiring beroperasinya sejumlah lapangan migas.

Proyeksi itu disampaikan Kepala Departemen Humas SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) Indra Zulkarnain saat bersilaturahmi dengan pengurus PWI Jatim di Surabaya, Jumat (27/8/2021).

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Menurut Indra, lifting atau produksi gas di Jabanusa, saat ini mencapai 663 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Hingga kini pembangunan dua proyek vital migas di Jatim masih dalam proses dan diperkirakan mampu memberikan kontribusi besar terhadap produksi gas.

Kedua proyek migas itu masing-masing Jambarang Tiung Biru (JTB) yang berada di Kabupaten Bojonegoro. Dari lapangan migas ini diperkirakan ada tambahan produksi gas sebesar 200 MMSCFD.

Sedangkan satu proyek migas lainnya adalah milik Husky CCNOC Madura Milited (HCML) di Perairan Sampang, Madura.

"Saat kedua proyek tersebut mulai produksi, diperkirakan total lifting gas di Jatim lebih tinggi dari permintaan pasar saat ini,” katanya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Selain itu, lanjut Indra, masih ada proyek West Pangkah di bawah operator Saka Indo Pangkah United. Dari lapangan migas ini diperkirakan bakal diproduksi minyak dan gas.

"Untuk lifting minyak dari semua lapangan migas di Jabanusa mencapai 239 ribu barel per hari," tamnbahnya.

Produksi minyak dari para operator SKK Jabanusa tersebut menyumbang sekitar 30 persen produksi minyak nasional.

Baca Juga: Satu-satunya Hulu Migas, HCML Sabet Penghargaan Komunikasi Strategis Terbaik

Dalam kesempatan silaturahmi dengan pengurus PWI Jatim, Indra Zulkarnain yang baru menjabat Kepala Departemen Humas SKK Migas Jabanusa mengatakan bahwa dalam menjalankan kinerjanya, pimpinan dan staf SKK Migas dipandu Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) yang mulai diaplikasikan pada 2018.

Ada tiga poin penting dalam program kepatuhan di lingkungan SKK Migas. Salah satunya pedoman etika yang meliputi etika kelembagaan dan etika perilaku kerja. "Di etika kelembagaan melibatkan interaksi dengan sejumlah stakeholders, di antaranya pemerintah, KKKS, penyedia barang dan jasa, masyarakat, dan media massa," jelasnya.

Hal penting lain berkaitan program kepatuhan adalah pelaporan melalui whistleblowing system. Semua staf dan pimpinan SKK Migas punya kewajiban menyampaikan laporan harta kekayaan setiap tahun kepada KPK dan menandatangani pakta integritas.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.