Sabtu, 20 Jun 2026 23:43 WIB

Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo Ditutup Imbas Kerumunan di Menara Merak

Menara Merak di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo
Menara Merak di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo

jatimnow.com - Hiasan lampu menarik yang menghiasi Menara Merak di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo sempat menyebabkan kerumunan warga di malam hari. Kini, jalan tersebut telah ditutup.

"Kami sudah putuskan untuk ditutup. Sudah bersurat ke bupati dan semoga di acc. Penutupan kami lakukan Sabtu dan Minggu," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Selain itu, lanjut Aziz, lampu hias di Menara Merak juga akan dimatikan.

"Khusus malam Minggu, dari Sabtu sore lampu tidak akan dinyalakan," tegas dia.

Menurut Aziz, langkah itu dilakukan untuk mengurangi kerumunan di Jalan HOS Cokroaminoto. Apalagi saat ini Bumi Reog kembali naik level di masa PPKM.

Baca juga:  Viral Kerumunan Warga di Menara Merak Ponorogo, Pemkab Siapkan Solusi

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Sebelumnya level 3 PPKM. Sudah dua pekan itu. Tapi sekarang kembali ke level 4," tambahnya.

Alumni Akpol 2002 ini berjanji akan membubarkan warga jika masih nekat berkerumun di Jalan HOS Cokroaminoto. Sebab sesuai aturan, tidak boleh ada mobilitas warga setelah pukul 20.00 WIB.

"Lampu menjadi salah satu magnet. Makanya diminimalisir. Kalau dimatikan, warga tidak akan datang.. Kami sarankan jam 6 petang dimatikan," tutur dia.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Lampu yang menghiasi Menara Merak di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo menarik perhatian warga Bumi Reog hingga menimbulkan kerumunan. Video antusiasme warga itu pun viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 21 detik yang diposting salah satu akun Instagram pada Sabtu (21/8/2021), tampak warga berkerumun sambil mengabadikan ikon baru di Bumi Reog tersebut melalui ponselnya.

Postingan itu mendapat respon beragam dari warganet. Ada yang menyambut baik destinasi itu, ada pula yang menanyakan tindakan pemerintah daerah atas kerumunan yang terjadi di tengah Pandemi Covid-19.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.