Minggu, 07 Jun 2026 11:21 WIB

Pecinta Kuliner Wajib Tahu, Kini Rendang Tak Hanya Daging Sapi

  • Penulis :
  • | Minggu, 22 Agu 2021 14:24 WIB
Rendang bola daging, instagram @resepcinap
Rendang bola daging, instagram @resepcinap

jatimnow.com - Siapa yang tidak tahu makanan bernama Rendang. Olahan daging yang populer di Sumatera Barat, itu kini menjadi kesayangan pecinta kuliner mancanegara setelah UNESCO menetapkannya sebagai kuliner warisan dunia.

Namun, banyak yang salah mengira jika rendang hanyalah olahan daging berbumbu. Nyatanya, menu khas Tanah Minang ini miliki banyak nama tergantung lama proses memasaknya.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Rendang sebenarnya adalah cara mengolah dari gulai menjadi rendang," ujar Riza Novera Yunis, pemilik Brand Bumbu Rendang Uni Riza.

Menurutnya, ada perbedaan antara gulai yang dijadikan rendang, dan pembuatan gulai pada umumnya. Perbedaanya, gulai menggunakan kunyit, sedangkan rendang tidak memerlukannya.

Rendang identik dengan warna merah tua cenderung kehitaman. Proses lama memasak rendang inilah yang menjadikan protein yang dipakai akan semakin berwarna pekat.

"Mulanya adalah gulai daging (tanpa kunyit), setelah 4 jam memasak akan menjadi menu bernama kalio karena minyak dari bumbu dan daging mulai keluar. Usai dimasak 7 hingga 8 jam barulah bisa disebut sebagai rendang. Rendang itu makanan kering tanpa minyak," jelasnya.

Sekarang, rendang bisa dipadupadankan tak hanya dengan daging sapi sebagai protein di bahan utamanya. Food lovers wajib tahu, kalau ikan, ayam, bakso, aneka pasta, roti isi, dan nasi goreng, pun bisa menjadi beberapa pilihan untuk merasakan makanan bercita rasa gurih, asin dan pedas ini.

Baca Juga: Daftar Wisata Surabaya Paling Hits untuk Melepas Penat Hari Minggu

Bumbu rendang yang berbahan aneka rempah seperti bunga lawang, adas, pala, dan diperkuat gurihnya kelapa sangrai, cocok untuk diolah menjadi apa saja.

Caranya cukup mudah, siapkan saja bumbu rendang siap pakai yang dibuat dari resep rendang otentik. Bumbu ini yang kemudian menjadi dasar aneka menu bercita rasa rendang.

"Sudah banyak olahan dari bumbu rendang. Mulai dari nasi goreng rendang, rendang udang, pentol rendang, sampai rendang tongkol," tegas Uni Riza.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

Karena banyaknya varian menu rendang, sebagai pemilik merek bumbu rendang, ia pun bersyukur karena penjualan bumbu miliknya semakin pesat. Bahkan sudah menjangkau mancanegara, seperti Amerika.

"Pelanggan sering berbagi foto hasil masakan mereka menggunakan bumbu rendang Uni Riza. Yang paling hits dan simpel adalah nasi goreng rendang. Saya juga sering menerima pesanan karena menu ini sedang trend," pungkasnya.

Rendang ikan tongkol, instagram @resepcinapRendang ikan tongkol, instagram @resepcinap

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.