Kamis, 18 Jun 2026 08:10 WIB

Gelar Vaksinasi Massal, HIPMI Sasar Masyarakat Pesisir dan Disabilitas

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 17 Agu 2021 11:28 WIB

jatimnow.com - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur, dan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Gresik, menggelar vaksinasi massal di Pelabuhan Gresik, Senin (16/8).

Bekerjasama dengan PT. Maming Enam Sembilan dan PT. Borneo Indobara (BIB), pemberian vaksin diutamakan bagi masyarakat pesisir dan kaum difabel.

Baca Juga: Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi oleh HIPMI dilakukan secara nasional untuk membantu percepatan vaksinasi nasional. Vaksinasi akan berlanjut hingga 21 Agustus 2021, dengan target 10.000 dosis vaksin pertama.

"Ini adalah upaya pengusaha muda untuk membantu pemerintah melakukan vaksinasi. Melalui HIPMI Peduli, total dana yang terkumpul Rp 21 miliar yang akan disalurkan ke seluruh Indonesia. Ini adalah kota kedua setelah Jakarta, selanjutnya nanti akan dilaksanakan di Banten, Jawa Barat, dan Solo," kata Maming dalam siaran pers ke redaksi, Selasa (17/8/2021).

Maming mempunyai cerita tersendiri mengapa melaksanakan vaksinasi di Gresik. Rupanya, pengusaha muda papan atas itu ingin bernostalgia dengan masyarakat Gresik, karena di masa kecilnya sering diajak sang ayah ke Gresik untuk mengirim kayu.

"Selain itu, kami memilih sasaran vaksinasi ke masyarakat pesisir karena ingin membantu agar ekonomi masyarakat pesisir atau maritim cepat bangkit. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat menengah ke bawah, khususnya masyarakat maritim. Untuk itu kami hadir di pesisir pantai, pasar tradisional dan lainnya agar masyarakat sekitar tidak merasa kesulitan untuk mendapatkan vaksinasi," imbuh Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Rois Sunandar Maming mengatakan, program vaksinasi ini diharapkan bisa melindungi masyarakat dengan harapan agar ekonomi dapat kembali bergeliat.

"Agar laju pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir menjadi lebih baik, karena dengan imunitas semua bisa berjalan dengan lancar," kata Rois.

Baca Juga: HIPMI Jatim Lantik Pengurus Womenpreneur, Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Ekonomi

Ia mengatakan, pandemi telah menyebabkan ekonomi mandek dan tidak berjalan normal. Saat ini, banyak pengusaha yang mengeluh karena tidak bisa bekerja maksimal.

"Meski demikian, pengusaha masih bisa bertahan, terlebih saat ini aktivitas ekonomi juga sudah mulai dilonggarkan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itulah peran vaksinasi bagi pengusaha sangat penting agar roda ekonomi bisa cepat kembali berjalan," ucapnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas kerja kolaborasi untuk membantu percepatan vaksinasi di masyarakat. Menurutnya, ada hikmah dari kondisi pandemi yang melanda Indonesia, yaitu mendorong rasa kemanusiaan.

"Kami bersama Ketua Umum BPP HIPMI, HIPMI Jawa Timur dan HIPMI Gresik berupaya melakukan percepatan vaksinasi. Ini bentuk ikhtiar kami dalam upaya penanganan Covid-19," ungkap Yani.

Baca Juga: Pesan Pj Gubernur Jatim pada HIPMI

Pihaknya bersama HIPMI melakukan percepatan vaksinasi. Menurutnya, pemilihan pelabuhan sebagai lokasi vaksinasi adalah dengan tujuan investasi dan pelabuhan yang harus sehat.

"Karena kunci pemulihan ekonomi adalah investasi harus berjalan. Mudah-mudahan dengan program vaksinasi massal yang diselenggarakan HIPMI ini ekonomi bisa segera bangkit," katanya.

Saat ini, ia menambahkan, pemberian vaksinasi di Kabupaten Gresik terus digenjot. Vaksinasi menjadi salah satu jalan untuk melindungi masyarakat.

"Kami bersyukur tren kasus aktif mulai melandai di Gresik, dan mari terus dipertahankan dengan disiplin protokol kesehatan serta mempercepat vaksinasi," tandas Yani.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.