Sabtu, 20 Jun 2026 01:21 WIB

Tahun Baru Islam, Khofifah Ajak Warga Jatim Move On dari Pandemi Covid-19

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai doa bersama di Gedung Grahadi dalam rangka Tahun Baru Islam
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai doa bersama di Gedung Grahadi dalam rangka Tahun Baru Islam

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Hijriah 1 Muharam 1443 Hijriah atau Tahun Baru Islam sebagai momentum 'move on' dari Pandemi Covid-19.

Menurut Khofifah, semangat Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai format hijrah atau dalam istilah kekinian 'move on' dari masa-masa sulit akibat Pandemi Covid-19. Caranya dengan menguatkan semangat bangkit, gotong royong dan solidaritas serta saling bantu antar sesama umat manusia.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Rasa empati dan solidaritas kita benar-benar diuji selama satu tahun setengah ini. Jangan kendor, sebaliknya justru harus semakin diperkuat mengingat dampak pandemi ini memukul semua sektor dan lapisan masyarakat," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (10/8/2021).

Khofifah menambahkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan akibat Pandemi Covid-19. Perlu dukungan, kerjasama dan kerja keras seluruh lapisan dan elemen masyarakat agar membuahkan hasil yang optimal.

Mantan Menteri Sosial (Mensos) RI itu menyebut, Pandemi Covid-19 telah memaksa seluruh manusia di dunia melakukan penyesuaian dan perubahan menuju bentuk kenormalan baru. Salah satu semangat hijrah dalam konteks pandemi adalah juga mendisiplinkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Konteks hijrah kekinian berbeda. Saat ini kita dituntut untuk mampu beradaptasi dan dengan cepat merespons situasi dan kondisi. Semangat solidaritas kita sebagai sebuah bangsa pun dituntut untuk lebih kuat dan tinggi lagi," tambahnya.

Khofifah melanjutkan, semangat 'move on' yang dimaksud berlaku di semua sektor kehidupan. Pandemi Covid-19 selayaknya dapat dijadikan ajang move on dari cara-cara pemasaran tradisonal menjadi cara pemasaran yang lebih modern dengan memanfaatkan teknologi.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Jika dulu pemasaran serba offline, maka sekarang cobalah untuk mengaktivasi penjualan secara online. Manfaatkan media sosial dan internet yang mudah diakses untuk memperluas jangkauan pasar," ujarnya.

"Konsumen saat ini berubah, jadi tidak bisa kemudian menyalahkan Covid-19 yang notabene merupakan ujian dari Allah SWT. Sebaliknya alih-alih mengeluh maka lebih baik beradaptasi dengan cara-cara yang juga baru. Ini semua agar bisa tetap survive," sambung Khofifah.

Sementara Kepala Kesejahteraan Sosial (Kesos) Jatim Hudiyono mengajak kepada warga masyarakat berdoa bersama di moment Tahun Baru Islam tahun ini.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Saya rasa ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya karena ditengah Pandemi Covid-19 makna keagamaannya semakin terasa dan banyak tadi kesannya. Kita sampai terbawa," ujar Hudiono.

Mantan Plt Bupati Sidoarjo itu juga berharap di moment tahun baru islam ini Pandemi Covid-19 di Jatim segera mereda dan perekonomian segera bangkit.

"Semoga Covid-19 ini segera selesai dari muka bumi, mereda, Jawa Timur juga segera membaik, perekonomian juga jalan. Dan kekuatan doa ini menurut saya luar biasa," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.