Sabtu, 20 Jun 2026 09:30 WIB

Mengenal Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Kapolrestabes Surabaya yang Baru

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan

jatimnow.com - Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan resmi menjadi Kapolrestabes Surabaya menggantikan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir yang dipercaya menjabat Wakapolda Sulawesi Utara.

Yusep mengatakan, dirinya akan menjalankan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) Polri dalam menerapkan prokes, meningkatkan tracing, testing dan treatmen (3T) serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Atas seizin Pak Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, saya resmi jadi Kapolrestabes Surabaya. Saya secara pribadi dan keluarga mohon doa restu dan dukungan hingga kami dapat melaksanakan tugas untuk memimpin Polrestabes Surabaya dalam rangka harkamtibmas dan tugas kepolisian khususnya di masa pandemi," kata Yusep, Senin (9/8/2021).

Alumni Akpol 1993 itu menuturkan, pengendalian Pandemi Covid-19 di Surabaya merupakan tugas yang diprioritaskan oleh institusinya.

"Pengendalian Covid-19 adalah hal prioritas sesuai arahan Bapak Pesiden yang ditindaklanjuti Bapak Kapolri dan Kapolda. Maka pengendalian Covid-19 prioritas. Kesehatan, ekonomi adalah prioritas. Sosial masyarakat juga demikian. Kami bersama pemkot dan stakeholder dengan masyarakat mohon doanya. Dalam konteks kepolisian, kami akan melayani secara prima mendasari pemenuhan empati dan merespon kebutuhan yang dibutuhkan," ujar Yusep.

Menurutnya, strategi penanganan Covid-19 dengan metode 3T, dengan harapan angka kasus Covid-19 bisa ditekan.

Pria kelahiran Tasikmalaya, 6 Desember 1973 itu juga mengucapkan terimakasihnya kepada Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

"Kami atas nama keluarga besar insan Bhayangkara dan Surabaya berterimakasih. Kami doakan beliau bersama istri dan keluarga dapat kebahagiaan dan kemudahan dalam tugas ke depan. Beliau adalah sahabat saya, satu leting. Saya akan lakukan sesuai amanah. Mohon doa dan kerjasama untuk pelaksanaan tugas ke depan. Bila ada hal-hal yang kurang tepat, jangan sungkan menyampaikan. Kita adalah tim. Saya ucapkan selamat jalan pada Johnny Eddizon Isir bersama keluarga yang akan meninggalkan Surabaya," ungkap dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengaku sedih sekaligus senang sebelum meninggalkan jabatan yang diemban selama 1 tahun, 2 bulan, 7 hari tersebut. Menurutnya banyak pesan dan kesan serta beragam kenangan selama menjabat di Surabaya.

"Saya atas nama pribadi dan keluarga terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas unjuk kinerja dan kerjasama baik rekan di polres dan polsek selama saya bertugas. Saya berharap, dukungan kerjasama dan unjuk kinerja dari rekan-rekan. Saya menyadari, sebagai manusia biasa ada kekurangan, mohon maaf jika dalam proses interaksi saya, ada yang menyakiti rekan-rekan. Atas nama pribadi, saya meminta maaf dan mohon dukungan," paparnya.

Isir mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Polrestabes Surabaya. Menurutnya, pernah menduduki Sikatan 1 merupakan kebanggaan dan kehormatan yang tidak akan pudar. Isir juga yakin dan optimis, Polrestabes Surabaya di bawah kepemimpinan Yusep bisa lebih baik, melampaui kinerjanya selama ini.

Mengenal Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Nama Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melambung saat dirinya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jatim membongkar prostitusi artis dengan tersangka Vanessa Angel. Selain Vanessa, sederet nama artis dan selebgram juga diungkap kala itu.

Yusep juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kediri. Salah satu inovasinya saat itu adalah e-tilang. Program itu muncul dari Polres Kediri pada 2016 yang dicetuskan Yusep.

E-tilang kini sudah diterapkan. Menyederhanakan birokrasi pengurusan tilang sekaligus memudahkan masyarakat untuk membayar denda. Selama ini masyarakat selalu rumit dalam membayar denda. Sudah kena tilang, sulit pula membayar denda. Itulah yang menjadi dasar Yusep untuk membuat layanan tersebut.

Pembuatan program dan aplikasi berjalan mulus tanpa hambatan. Namun masih ada proses lain yang harus dilalui. Yakni sinergi dengan organisasi samping.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.