Senin, 15 Jun 2026 17:43 WIB

Tren Mudik H-2 Pengguna Angkutan Udara Cenderung Menurun, Ini Sebabnya

Penumpang di Bandara Juanda./Foto: Arry Saputra.
Penumpang di Bandara Juanda./Foto: Arry Saputra.

jatimnow.com - Perubahan tren mudik terjadi di angkutan udara. Seperti yang terlihat pada selisih pertumbuhan penumpang dari tahun 2018 dan 2017 yang ditampilkan pada posko terpadu Bandara Juanda, Kamis (14/6/2018).

Communication and Legal Section Head Bandara Juanda Yuristo Ardhi membenarkan jika terjadi perubahan tren tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Memang benar puncaknya berbeda, tapi itu kan belum fix sampai H+. Kita tunggu saja nanti," ujarnya kepada jatimnow.com, Kamis (14/6/2018).

Tren mudik yang terjadi di tahun 2017 adalah naiknya jumlah penumpang ketika mendekati hari H lebaran. Bahkan pada H-3 lebaran mencapai puncak kepadatan dengan jumlah penumpang domestik 34.723 untuk kedatangan dan 26.412 penumpang yang berangkat dari bandara Juanda.

"Sementara 3.243 penumpang datang dan 2.903 orang berangkat melalui penerbangan internasional. Tahun lalu puncaknya H-2,"ujarnya.

Sementara untuk H-3 lebaran tahun 2018 terjadi penurunan penumpang jika dibandingkan dengan tahun lalu yaitu sebesar 4 persen untuk kedatangan dan 15 persen untuk keberangkatan penerbangan domestik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pada tahun 2018, puncak kepadatan penumpang justru terjadi pada 09 Juni yaitu H-6 lebaran. Tercatat untuk penerbangan domestik sebanyak 35.516 penumpang datang dan 26.664 penumpang berangkat dari bandara Juanda.

"Bahkan, kenaikan signifikan terlihat pada muatan kargo yang naik hingga 107 persen untuk kedatangan dan 105 persen untuk keberangkatan," lanjutnya.

Penurunan jumlah penumpang jika dibandingkan dengan tahun lalu dimulai dari H-4 lebaran yaitu sebesar 5 persen untuk kedatangan dan 2 persen untuk keberangkatan domestik.

"Sementara untuk penerbangan internasional mengalami peningkatan sebanyak 10 persen untuk kedatangan dan 28 persen untuk keberangkatan," pungkasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Reporter: Arry Saputra

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.