Sabtu, 20 Jun 2026 18:28 WIB

Wanita di Surabaya Jadi Korban Perampasan saat Olahraga Pagi, Kalung Emas Raib

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 31 Jul 2021 17:31 WIB
Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang wanita di Surabaya menjadi korban perampasan saat berolahraga pagi. Kalung emas seberat 8 gram yang dipakainya raib.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 Wib pada Jumat (30/7/2021). Korban diketahui bernama Latifah Hidayah (27), warga Simomulyo Baru Blok VB, Sukomanunggal, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Benar. Kejadiannya itu kemarin pagi, saat saya mau pulang jalan kaki setelah habis lari-lari pagi sama anak saya," kata Latifah saat dihubungi jatimnow.com, Sabtu (31/7/2021).

Ia menjelaskan, awalnya dia bersama anaknya yang masih kecil keluar dari rumah sekitar pukul 05.30 Wib. Dia kemudian lari-lari ke ke gang sebelah.

Di gang itu, anaknya lantas bermain di taman, sementara dia olahraga pagi. Tak lama kemudian, Latifah melihat ada seorang pemulung laki-laki yang tengah membawa karung besar yang isinya sudah penuh rongsokan.

Latifah kemudian melanjutkan lagi olahraga paginya. Namun, tak lama kemudian, ia melihat lagi pemulung itu di pos perempatan gang. Latifah pun sedikit curiga, tapi akhirnya tidak dihiraukan.

"Saya kemudian pulang, lewat perempatan itu. Nah, pas saya ke kanan mau sampai di ujung gang sebelah, ada seorang pria bawa motor Honda Vario warna silver merah. Pakai masker, helm, tas juga. Tapi plat nomornya ditutupi solasi, nggak kelihatan," terangnya.

"Dia terus berhenti. Seperti mau mengeluarkan sesuatu dari tasnya, tapi nggak jadi. Kemudian dia putar balik, berhenti dekat saya, nanya alamat. Saya curiga. Belum saya jawab panjang, kalung saya langsung ditarik itu," tambah Latifah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia yang kaget, kemudian berteriak minta tolong. Apesnya, di jalanan itu sepi orang. Hanya ada ibu-ibu yang sedang nyapu di depan rumah sekitar 50 meteran. Pelaku akhirnya berhasil kabur.

"Belum ada orang mas. Jalanan masih sepi. Di sini memang sepi. Saya kemudian coba ngecek di jalanan sebelah, yang perempatan ke kiri. Di situ banyak dipasang CCTV. Tapi pas saya cek, nggak ada rekaman CCTV pelaku lewat situ," jelasnya.

Latifah mengaku hingga kini belum melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada pihak yang berwajib. Ia mengaku akan secepatnya segera membuat laporan ke polisi.

"Rencananya habis magrib ini, nunggu suami pulang kerja. Sebenarnya dari kemarin mau lapor, tapi kok saya nggak ada bukti. Makanya nanti mau rundingan (kordinasi) sama suami dulu," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ya mudah-mudahan nanti kalau sudah buat laporan diterima. Dan pelakunya bisa ditangkap," pungkas Latifah.

Sementara itu, terkait kejadian ini, Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Oetami saat dihubungi melalui telepon hingga saat ini belum merespon.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengimbau agar warga Kota Pahlawan lebih waspada untuk tidak menunjukkan barang berharga saat beraktivitas di luar rumah.

"Masyarakat harus waspada karena kejahatan bisa muncul dimana saja. Apalagi sekarang Pandemi Covid-19. Berbagai modus kejahatan bisa dilakukan para pelaku. Maka dari itu hindari untuk menunjukkan barang berharga sekiranya mencolok dan mengundang pelaku kejahatan," kata Oki.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.