Rabu, 17 Jun 2026 21:15 WIB

Pemilihan Gedung Sekolah di Surabaya Jadi Tempat Isoman Diminta Dikaji Ulang

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati

jatimnow.com - Pemilihan beberapa gedung sekolah sebagai salah satu alternatif tempat isolasi mandiri (isoman) bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala menuai penolakan warga. Pemkot Surabaya diminta mengkaji ulang pemilihan tersebut.

"Pemkot melakukan segala upaya untuk menambah tempat isoman. Tetapi jangan mencari sekolah untuk jalan pintas karena aset pemerintah," ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya memang telah mengeluarkan surat nomor 420.1/3858/436.7.1/2021 tentang sekolah negeri yang ditunjuk sebagai tempat isolasi mandiri (isoman).

Baca juga:  Ramai-ramai Warga di Surabaya Tolak Gedung Sekolah Jadi Tempat Isoman

Ajeng mengaku tidak sepakat dengan pemakaian fasilitas tersebut. Dia pun meminta pemkot mencari fasilitas lain di luar porsi esensial yang bisa dipakai pasien Covid-19.

"Carilah secara prioritas. Yang pertama gedung olahraga, kedua kantor yang tidak pakai dan ketiga fasilitas sosial (fasos) lainnya termasuk tempat rekreasi, taman, balai RW, ibadah dan yang terakhir adalah sekolah," terangnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Politisi Partai Gerindra itu juga meminta Pemkot Surabaya lebih intens menjalin komunikasi dengan pejabat kampung maupun tokoh masyarakat setempat soal status penyebaran Covid-19.

"Kedua, mengadakan musyawarah kepada RT dengan zona merah. Saya yakin banyak yang akan kooperatif karena menyangkut kebutuhan bersama. Ketiga mencari fasos yang memadai untuk dijadikan tempat isoman. Sehingga tempat isoman bersifat efektif dan efisien, perlu ada persiapan yang matang," tandasnya.

Ajeng juga menyarankan agar Pemkot Surabaya dapat bersinergi dengan Pemprov Jatim terkait hal itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Yang terbaik adalah sinergi dengan provinsi. Gedung SMA dan SMK yang dimungkinkan sebagai tempat isoman," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.