Jumat, 12 Jun 2026 02:31 WIB

Pilihan Pembaca: Pria di Gresik Dikeroyok hingga Penjual Pakaian Tewas Dibacok

  • Penulis :
  • | Jumat, 23 Jul 2021 08:01 WIB

jatimnow.com - Berita pria di Gresik dikeroyok hingga babak belur gegara posting kerumunan gantangan burung menjadi pilihan pembaca pertama pada Kamis (22/7/2021).

Kemudian di urutan kedua penjual pakaian di Surabaya tewas dibacok, pelaku diduga dua orang. Dan di urutan ketiga Satpol PP hentikan proyek pengurukan tanah kavling di Kota Pasuruan.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Posting Kerumunan Gantangan Burung, Pria di Gresik Dikeroyok Hingga Babak Belur

Seorang pria dikeroyok sejumlah orang lantaran memposting kerumunan yang terjadi di arena gantangan burung Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Korban bernama Ahmad Ari Afandi, yang sehari-hari indekos di sekitar arena gantang burung tersebut. Akibat dikeroyok, korban mengalami sejumlah luka di wajah dan tubuhnya.

Penjual Pakaian di Surabaya Tewas Dibacok, Pelaku Diduga Dua Orang

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Seorang penjual pakaian di Pasar Kapasan, Simokerto, Surabaya tewas diduga dibacok orang tidak dikenal, Kamis (22/7/2021).

Informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah itu terjadi di lantai 2 Pasar Kapasan sekitar pukul 10.30 WIB. Korban diketahui bernama Slamet Mahmud (54), warga Jalan Gembong Sawah Tengah, Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengatakan bahwa saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Tim Jatanras dan Resmob sudah diterjunkan untuk membackup Polsek Simokerto.

Satpol PP Hentikan Proyek Pengurukan Tanah Kavling di Kota Pasuruan

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Aktivitas pengurukan salah satu lahan proyek tanah kavling di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dihentikan Satpol PP setempat, Kamis (22/7/2021).

Penghentian proyek pengurukan ini karena Satpol PP menyebut pengembang belum memiliki izin yang lengkap.

"Sebelumnya sudah kami tegur karena izinnya belum lengkap. Tapi pihak pengembang masih melangsungkan pengurukan lahan. Setelah kami cek ke lokasi ternyata juga masih belum ada izin. Sehingga terpaksa kita hentikan," jelas Kasat Pol PP Kota Pasuruan, Nur Fadholi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.