Kamis, 18 Jun 2026 19:49 WIB

Pemkot Surabaya Diminta Gratiskan Uang Sewa Rusun Ikuti Pemprov Jatim

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i

jatimnow.com - Pemkot Surabaya diminta membebaskan uang sewa semua rusun untuk meringankan beban masyarakat dalam masa Pandemi Covid 19 seperti sekarang. Hal ini menyusul kebijakan Gubernur Jatim yang tahun ini kembali menggratiskan uang sewa seluruh rusun milik pemprov.

Permintaan itu disampaikan anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i saat rapat online dengan Sekretaris Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Pemkot Surabaya, Mohammad Aminuddin pada Senin (19/7/2021) sore.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Pak Amin kemarin menjelaskan bahwa pendapatan uang sewa rusun tidak banyak. Kecil sekali Rp 3 miliar setahun. Kenapa tidak dibebaskan saja seperti rusunnya Pemprov Jatim," ungkap Imam, Rabu (21/7/2021).

Amin pun langsung menanggapi usulan anggota dewan dari Partai NasDem itu.

"Nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan dan walikota. Karena tahun lalu juga sempat dibahas wacana penggratisan uang sewa rusun," terang Amin.

Menurut Imam, dari rapat daring itu diketahui bahwa uang sewa yang dibayarkan penghuni tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan dan operasional yang dikeluarkan pemkot.

Dari 103 tower rusun milik pemkot, hanya mendapat uang sewa Rp 3 miliar. Tapi biaya yang harus dikeluarkan pemkot Rp 16 miliar setiap tahun. Setiap tower rusun berjumlah antara 90 sampai 100 unit.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Sedangkan biaya yang dikeluarkan pemkot, kebanyakan untuk menggaji 200 pegawai yang disebar di rusun-rusun yang ada. Yaitu tenaga pengamanan, administrasi dan kebersihan.

Sementara uang sewa rusun sangat murah. Bervariasi mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 90 ribu.

Imam menambahkan, sekarang saatnya pemkot menggratiskan uang sewa rusun. Sebab saat ini ekonomi masyarakat sangat terpuruk akibat pelaksanaan PPKM Darurat yang kini diperpanjang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Anggap saja sebagai kado Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia," ujar mantan jurnalis ini.

Imam yakin usulan ini bisa direalisasikan Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya. Sebab pada Tahun 2020, pendapatan dinas ini jauh melebihi dari target, sekitar 150 persen dari pendapatan.

"Saya yakin Pak Wali Kota Eri Cahyadi setuju," tandas Imam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.