Sabtu, 20 Jun 2026 13:35 WIB

Khofifah Minta Maaf Jika Penanganan Covid-19 di Jatim Belum Puaskan Masyarakat

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto dokumen)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto dokumen)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta maaf atas kurang maksimalnya penanganan Covid-19 di Jatim.

Permintaan maaf itu diunggah di akun Instagram @khofifah.ip. Menurutnya, Pemprov Jatim memahami dampak perpanjangan tentu tidak ringan bagi masyarakat.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Atas nama Pemprov Jatim, saya meminta maaf jika penanganan Covid-19 di Jatim belum dapat memuaskan seluruh masyarakat," tulis Khofifah seperti dilihat jatimnow.com, Rabu (21/7/2021).

Khofifah meneruskan jika Pemprov bersama Forkopimda dan seluruh pemerintah di kabupaten dan kota se-Jawa Timur akan secepatnya memaksimalkan tenaga untuk memutus penyebaran Covid-19 di Jatim.

"Pemprov Jatim bersama Forkopimda serta Kabupaten/Kota se-Jatim terus berupaya semaksimal mungkin memutus penyebaran Covid-19 dan mempercepat vaksinasi hingga pelosok agar pandemi ini bisa segera berakhir," lanjut Khofifah.

Diakuinya, jika keputusan memperpanjang PPKM Darurat tersebut merupakan keputusan yang cukup berat untuk geliat ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Pemprov Jawa Timur memahami dampak perpanjangan ini tentu tidak ringan bagi masyarakat," katanya.

Ia juga meminta kepada seluruh pejabat tinggi hingga terkecil tetap bersama masyarakat dan terus semangat untuk menjadi garda terdepan dalam memutus peredaran Covid-19.

"Kepada seluruh warga Jawa Timur tetaplah semangat, pengurus RT/RW, kamituwo tetaplah di garda terdepan melayani masyarakat terutama yang sedang isoman. Semoga Allah SWT meringankan beban kita, membukakan pintu untuk menyelesaikan masalah ini serta melindungi kita semua dan bangsa ini. Aamiin," tandasnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Permintaan maaf Khofifah Indar Parawansa itu ditulis di dalam caption yang memuat unggahan video Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang pengumuman perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

"Pemberlakuan PPKM Darurat resmi diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Insya Allah jika angka kasus baru Covid-19 terus melandai, maka tanggal 26 juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap," kata Presiden Jokowi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.