Kamis, 18 Jun 2026 03:51 WIB

Pemotongan Hewan Kurban di Jatim Tahun ini Diperkirakan Turun 10 Persen

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 19 Jul 2021 17:05 WIB
Salah satu lapak penjualan hewan kurban di Surabaya
Salah satu lapak penjualan hewan kurban di Surabaya

jatimnow.com - Dinas Peternakan Jawa Timur memprediksi pemotongan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini mengalami penurunan 10 persen dari total yang disembelih tahun lalu sebanyak 374.681 ekor.

Plt Kepala Dinas Peternakan Jatim, Gunawan Saleh Penurunan menyebut, pemotongan hewan kurban tahun ini memang dipengaruhi Pandemi Covid-19. Namun stok hewan kurban dipastikan melimpah.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Stok hewan kurban di Jatim mencapai lebih dari 4,1 juta ekor. Dengan rincian, sapi 1.077.068 ekor, kambing 2.210.226 ekor dan domba 914.766 ekor," jelas Gunawan, Senin (19/7/2021).

"Tahun ini diprediksi mengalami penurunan 10 persen. Kalau tahun lalu sudah ada penurunan satu persen. Pandemi Covid-19 memang mempengaruhi. Apalagi sekarang ada PPKM Darurat," tambahnya.

Agar penurunan itu tidak anjlok, lanjut Gunawan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk memberikan akses kemudahan terhadap kendaraan pengangkut hewan kurban di tengah penyekatan dalam masa PPKM Darurat.

"Jadi pengiriman antardaerah dalam Provinsi Jatim, bukan dari provinsi lain. Ini karena di dalam Provinsi Jatim sendiri populasi sapi yang sudah surplus. Sehingga memang tidak diperbolehkan mengambil sapi dari provinsi lain," terang dia.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Sementara Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Sapi (PPDS) Jatim, Muthowif juga mengakui jika adanya PPKM Darurat mengakibatkan permintaan hewan kurban turun hingga 20 persen.

Penurunan tersebut juga disebabkan dana masyarakat digunakan untuk biaya sekolah anak memasuki tahun ajaran baru.

"Tahun ini permintaan hewan kurban lebih sepi dibanding tahun lalu. Ada banyak faktor, seperti PPKM Darurat dan tahun ajaran baru. Sehingga, sebagian masyarakat menunda untuk berkurban," terangnya.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Selain itu, kini pedagang hewan kurban musiman di kota juga sangat minim karena PPKM Darurat. Sebab sejumlah akses jalan protokol disekat oleh petugas.

Sehingga menurutnya, hal itu menghambat distribusi hewan kurban. Namun masih ada pasar yang secara rutin melakukan kegiatan kurban yakni kumpulan yang berkurban dengan sistem arisan.

"Kalau pasokan hewan kurban masih cukup ada dan tidak ada kendala," tandas Muthowif.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.