Selasa, 16 Jun 2026 10:03 WIB

Keluh Para Pedagang Hewan Kurban di Surabaya Jelang Idul Adha

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 15 Jul 2021 15:35 WIB
Penjualan hewan kurban di Surabaya merosot
Penjualan hewan kurban di Surabaya merosot

jatimnow.com - Hari Raya Idul Adha 2021 tinggal lima hari lagi. Para penjual hewan kurban di Surabaya banyak yang mengeluh, lantaran penjualannya masih lesu.

Seperti dirasakan Purnomo, penjual hewan kurban di kawasan Ketintang, Surabaya. Dia mengatakan, hingga hari ini belum ada tanda-tanda lonjakan omzet. Dia memperkirakan omzetnya tahun ini bakal anjlok.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Tahun ini menurun, anjlok mas. Masih mending tahun lalu. Ya gimana, kondisinya juga lagi begini," ungkap Purnomo, Kamis (15/7/2021).

Purnomo menambahkan bahwa dari 60 sapi yang dijual di lapaknya, hingga saat ini baru terjual 6 ekor.

"Mending tahun ndisek (lumayan tahun lalu). 20 sapi payu (laku) seminggu sebulum Idul Adha. Ini sekarang yang laku baru enam," jelasnya.

Purnomo menyimpulkan bahwa anjloknya penjualan hewan kurban bukan karena faktor pandemi saja. Melainkan juga adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Karena sekarang orang jarang keluar, sehingga saya menawarkan ke masjid dan musala. Akhirnya saya juga keliling umumkan ke kampung dan perumahan sekitar. Mudah-mudahan ya ada rezeki, bisa laku lebih banyak," papar dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Terkait hewan kurban yang dijual, pria asal Wonokromo, Surabaya itu membandrol sapinya kisaran Rp 15-30 juta. Sementara untuk kambing dibandrol Rp 2,5 sampai 5 juta. Harga sapi maupun kambing ditentukan beratnya.

Hal yang sama juga dikatakan Rohman, penjual hewan kurban di kawasan Benowo, Surabaya. Dia mengaku penjualan hewan kurban miliknya hingga saat ini masih landai.

"Ada pembeli, tapi masih sedikit belum banyak. Mudah-mudahan sisa lima hari ini banyak yang beli," ungkap Rohman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Rusman, penjual hewan kurban di kawasan Banyuurip, Surabaya mengatakan jika omzet penjualannya tahun ini diperkirakan merosot. Pasalnya, warga yang biasa menjadi langganannya, kini kesulitan ekonomi.

"Biasanya setiap tahun pesen, entah itu sapi atau kambing. Tapi karena ada corona gini, ekonomi sulit semua," ujarnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.