Sabtu, 20 Jun 2026 16:45 WIB

Pilihan Pembaca: Mobil Jenazah Diminta Matikan Sirine hingga Perampasan Mobil

  • Penulis :
  • | Kamis, 15 Jul 2021 08:00 WIB

jatimnow.com - Berita mobil jenazah masuk Kampung Keputih Surabaya diminta matikan sirine menjadi pilihan pembaca pertama pada Rabu (14/7/2021).

Di urutan kedua dengar suara tembakan lalu diancam pisau, bapak ini pasrah mobilnya dirampas. Dan di urutan ketiga Satgas Jatim sebut hoaks atas beredarnya poster stop info Covid di media sosial.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Mobil Jenazah Masuk Kampung Keputih, Surabaya Diminta Matikan Sirine

Warga Kelurahan Keputih, Sukolilo, Surabaya meminta semua mobil jenazah untuk mematikan sirine saat melintas di kampungnya. Mereka juga mengimbau agar para pengantar jenazah tidak bersikap arogan.

Permintaan itu terpampang di sebuah baliho yang mereka pasang di tepi jalan, pintu masuk Kelurahan Keputih.

"Anda memasuki wilayah kampung Kelurahan Keputih. 1) Ambulance (mobil jenazah) matikan sirine. 2) Pengantar jenazah jangan arogan. #Jangan mengganggu ketentraman kampung kami#" demikian tulisan yang tertera pada baliho tersebut.

Dengar Suara Tembakan Lalu Diancam Pisau, Bapak ini Pasrah Mobilnya Dirampas

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Perampasan mobil terjadi di Jalan Raya Rembang-Sidogiri, Desa Kanigoro, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Satu dari beberapa pelaku berhasil dibekuk polisi.

Satu pelaku yang ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan yaitu Rozi(29), warga Desa Lebaksari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

"Pelaku bersama kelompoknya melakukan perampasan mobil dan penganiayaan terhadap korban. Mereka menggunakan sajam dan senjata jenis softgun," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo, Rabu (14/7/2021).

Beredar Poster Stop Info Covid di Media Sosial, Satgas Jatim: Hoaks

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Beredar poster 'Stop Info Covid' di berbagai media sosial (medsos) berisi seruan bertuliskan 'Warga Jawa Timur Kompak untuk Tidak Upload Berita Tentang Covid Biar Masyarakat Tetang Tenang, Tentram'.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jawa Timur, dr Makhyan Jibril menegaskan jika poster yang beredar tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

"Sudah diklarifikasi oleh Kominfo. Berdasarkan dari dinas kota kabupaten masing-masing, info tersebut hoax. Terlepas dari hal tersebut, kampanye seperti ini sangat kontraproduktif dengan penanganan Covid-19," ujar Jibril kepada jatimnow.com, Rabu (14/7/2021).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.