Senin, 15 Jun 2026 09:51 WIB

Pilihan Pembaca: Pelaku Curanmor Dimassa hingga 2 Orang Hina Polisi

  • Penulis :
  • | Selasa, 13 Jul 2021 08:22 WIB

jatimnow.com - Berita pelaku curanomo di Pasuruan dihajar massa setelah ditarik korban hingga terjatuh menjadi pilihan pembaca pertama pada Senin (12/7/2021).

Di urutan kedua dua orang hina polisi saat penyekatan PPKM Darurat dan unggah video ke TikTok. Dan di urutan ketiga penjualan tabung oksigen di atas harga eceran libatkan kakak adik dibongkar.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Ditarik Korban hingga Terjatuh, Pelaku Curanmor di Pasuruan Dihajar Massa

Seorang pria dihajar massa setelah kepergok mencuri motor Honda Vario 150 di Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (11/7).

Petugas yang datang kemudian mengamankan maling bernama Irfan Maulana (21), asal Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan tersebut ke Mapolsek Keboncandi.

"Massa menghajar pelaku setelah kepergok mencuri motor. Kami yang mendapat laporan, menenangkan warga dan membawa tersangka untuk diproses hukum," jelas Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, Senin (12/7/2021).

2 Orang ini Hina Polisi Saat Penyekatan PPKM Darurat dan Unggah Video ke TikTok

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Seorang sopir truk tangki air diamankan Satreskrim Polres Mojokerto setelah menghina polisi saat melaksanakan tugas penyekatan PPKM Darurat.

Aksi penghinaan itu terjadi di simpang empat Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Sopir truk itu bernama Gendu Lukito Pribadi (35) warga asal Desa Janti, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan Eko Lukmanto (19), asal Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, yang mengunggah video itu ke aplikasi TikTok.

Penjualan Tabung Oksigen di Atas Harga Eceran Libatkan Kakak Adik Dibongkar

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Timsus Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur membongkar perdagangan alat kesehatan (tabung oksigen) di Sidoarjo dan menangkap dua orang tersangka. Identitas kedua tersangka adalah AS dan TW.

Terungkap, tersangka AS membeli tabung oksigen dari PT NI dengan harga Rp 700 ribu dan menjualnya kembali ke pembeli berinisial FR dengan harga Rp 1.350.000. Untuk harga eceran tabung oksigen sendiri tertinggi Rp 750 ribu.

Tersangka AS dalam menjalankan aksinya dibantu oleh TW yang tidak lain adalah adik kandungnya sendiri. Tersangka TW memasarkan tabung oksigen melalui media sosial (Facebook) dan juga WhatsApp grup. Keduanya memperoleh keuntungan setiap tabung oksigen sebesar Rp 650 ribu.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.