Selasa, 16 Jun 2026 09:31 WIB

Cerita Kolektor saat Dapat Cuan dari Uang-uang Kuno Koleksinya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 11 Jul 2021 13:54 WIB
Kolektor uang kuno di Ponorogo
Kolektor uang kuno di Ponorogo

jatimnow.com - Hobi mengoleksi uang kuno membuat Toyib Azaruddin Nawawi, warga Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo mendapat penghasilan sampingan yang cukup besar.

"Ya bisa dibilang sampingan. Selain penghasilan dari pekerjaan tetap saya," ujar Toyib di rumahnya, Minggu (11/7/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Toyip bercerita, awalnya dia menyimpan uang tabungan ayahnya berupa uang Rp 100 ribu bergambar Jenderal Sudirman.

"Karena tidak laku untuk membeli sesuatu, akhirnya uang kuno itu saya simpan. Sekalian menyimpan sejarah. Itu Tahun 2006," papar pria berusia 32 tahun tersebut.

Berawal dari koleksi itu, Toyip kemudian menambah koleksinya. Dia mencari uang kuno dari berbagai komunitas. Selama 2006 hingga saat ini, sudah ada ratusan uang kuno yang ia koleksi. Bahkan ada uang kuno keluaran Tahun 1612.

Toyip mengaku pernah mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat. Contohnya saat menjual uang plano Rp 100 ribu yang tadinya dia beli seharga Rp 22 juta.

"Kemudian saya jual laku Rp 40 juta. Bayangkan bisa dua kali lipat lo itu. Saya dapatnya dari acara lelang. Juga ada uang bergambar barong laku Rp 5 juta," terangnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Selain itu, Toyip kerap mendapatkan order dari calon pengantin. Mereka kebanyakan sepakat mahar dengan jumlah tertentu.

"Ada yang tahunnya 2021. Berarti kan perlu uang bernilai Rp 20 dan Rp 1. Itu saya punya," tambah dia.

Toyip menyebut, untuk harga uang kuno tergantung kelangkaannya. Kalau uang itu banyak dan masih mudah ditemukan, dia menjualnya tidak terlalu mahal.

"Kalau sudah limited dan sedikit, ya tentu harganya berkali-kali lipat," beber dia.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Tidak hanya uang kuno, Toyip juga mengoleksi uang baru. Tetapi tipenya un cut atau uang bersambung. Bukan sembarang uang, karena memiliki sertifikat.

"Saya koleksinya dari Rp 1000 sampai Rp 100 ribu. Ya siapa tahu ke depan juga laku," pungkasnya.

Kolektor uang kuno di PonorogoKolektor uang kuno di Ponorogo

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.