Rabu, 17 Jun 2026 18:06 WIB

Tempat Wisata hingga Taman di Banyuwangi Ditutup Selama PPKM Darurat

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jul 2021 17:31 WIB

jatimnow.com - Semua fasilitas umum, seperti ruang terbuka hijau dan destinasi wisata di Banyuwangi akan ditutup sementara saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Selain itu, kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian di Banyuwangi tidak diperbolehkan untuk digelar sementara seperti yang diatur dalam instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Jawa dan Bali.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Di antaranya pelaku perjalanan harus menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil tes swab, kecuali sopir kendaraan logistik dan transportasi barang yang dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Semua aktivitas belajar-mengajar dilakukan secara daring, dan rumah makan/restorann hanya boleh melayani take away. Adapun supermarket, pasar tradisional, dan swalayan yang menjajakan kebutuhan pokok dibuka hingga pukul 24.00, sedangkan apotek 24 jam.

"Detil aturan lainnya telah disosialisasikan kepada para pihak dan masyarakat secara luas melalui berbagai unsur hingga kecamatan dan desa," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat gelar apel gelar pasukan di Mapolresta Banyuwangi dalam siaran pers ke redaksi, Sabtu (3/7/2021).

"Kita kawal PPKM Darurat, kami mohon kebersamaan semua pihak untuk menaatinya, agar kasus Covid-19 segera kita tekan, dan kehidupan sosial-ekonomi segera berangsur normal. Ini demi keselamatan bersama, upaya menekan angka Covid-19 harus menjadi prioritas," tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Banyuwangi, antara lain, Kapolresta AKBP Nasrun Pasaribu, Dandim 0825 Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, serta Danlanal Letkol Laut (P) Eros Wasis.

Ipuk optimistis, dengan kebersamaan semua pihak, PPKM Darurat bisa segera menekan kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi.

Baca Juga: Sarangan-Jatim Park Hujan, Cuaca KBS dan Taman Safari Cerah Hari Ini

"Penularan kita tekan. Taati semua aturan. Jaga diri dan keluarga dengan protokol kesehatan. Insya Allah nanti kasus aktif bisa segera turun," ujarnya.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, 300 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga beberapa titik strategis di Banyuwangi, termasuk di daerah perbatasan dan Pelabuhan Ketapang.

"PPKM Darurat ini mempunyai target menurunkan kasus yang terkonfirmasi positif per harinya, kita laksanakan mulai hari ini. Kita kawal sepenuhnnya," ujar Nasrun.

Pemberlakuan PPKM Darurat dilaksanakan berdasarkan indikator penularan, di mana Banyuwangi tergolong pada level 3, bersama 27 kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Oleh karena itu, selain menindak seluruh kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan, selama 18 hari ke depan Banyuwangi juga akan menerapkan pembatasan aktivitas pada malam hari.

"Kami juga imbau kepada masyarakat untuk mengakhiri aktivitas di luar rumah maksimal pukul 21.00 Wib," tambah Nasrun.

Dandim Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengimbau masyarakat untuk menaati aturan yang telah berlaku demi kepentingan dan keselamatan bersama.

"Saya harap semua bisa memaklumi, patuhi prokes, dan lakukan vaksinasi. Kami seluruh pihak akan mengawal serius pelaksanaan PPKM Darurat," tegas Letkol Inf Yuli.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.