Senin, 15 Jun 2026 11:48 WIB

Bupati Anas Ingin Renovasi Pasar yang Terbakar Seperti di Thailand

  • Penulis :
  • | Selasa, 12 Jun 2018 15:30 WIB
Bupati Anas saat meninjau pasar yang kebakaran/Foto: Hafiluddin Ahmad
Bupati Anas saat meninjau pasar yang kebakaran/Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung meninjau lokasi pasar tradisional di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi yang mengalami kebakaran.

Ia melihat sisa-sisa bangunan pasar yang nampak berceceran di bagian tengah pasar atau lapak bagian pakaian.

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Saat kunjungan itu, Anas didampingi Kepala Disperindag Ketut Kencana dan Kapala Dinas PU-CKPR Mujiono, serta jajaran instansi terkait.

Baca juga: Pasar di Banyuwangi Terbakar, Api Melalap Lapak Pakaian

Pada kesempatan itu, Bupati Anas mengatakan, nantinya lokasi lapak pakaian tersebut akan dijadikan rest area dan lokasi lapak pakaian akan dipindahkan di belakang pasar.

Harapannya, ke depan pasar tersebut menjadi transit pasar wisata, sehingga pasar ini bisa menjadi pasar percontohan bagi pasar lainnya.

"Saya ingin kalau sudah pindah ke sana, ini menjadi pasar percontohan sekaligus ini bisa menjadi pasar transit wisata. Kalau rapi kan bagus kayak di Thailand," kata Anas usai berkeliling melihat kondisi pasar setelah dilalap api, Selasa (12/6/2018).

Bupati Anas juga berharap, setelah direnovasi nantinya pasar Desa Benculuk dapat melayani pelanggan selama 24 jam. Sedangkan untuk nasib para pemilik lapak, nantinya akan dilakukan pendataan setelah lebaran.

"Nanti di sini (lapak bekas kebakaran) akan menjadi rest area. Kalau ini jadi rest area yang bersih, nanti orang yang datang enak," papar Anas.

Baca Juga: BI Kediri Optimis Ekonomi Jawa Timur Lebih Baik di Tahun 2026

Baca juga: Pasar di Banyuwangi Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 200 Juta

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Pasar tradisional Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Senin (11/6/2018) malam.

Api membakar blok tengah, yang merupakan lapak pedagang pakaian. Kejadian itu mengagetkan warga yang sedang melaksanakan salat tarawih.

Berdasar keterangan warga sekitar, api mulai terlihat sekitar pukul 18.30 Wib, hingga satu jam kemudian, api masih terus berkobar.

Baca Juga: Survei Konsumen BI Kediri: Keyakinan Terhadap Kondisi Ekonomi Menguat

Sembari menunggu mobil pemadam kebakaran datang, warga berupaya untuk melokalisir api yang menjalar. Kerugian akibat kebarakan itu ditaksir mencapai Rp 200 juta.

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.