Minggu, 14 Jun 2026 10:23 WIB

10.404 Peserta Ikuti Ujian Seleksi Mandiri Unair Surabaya

jatimnow.com - Universitas Airlangga (Unair) menggelar Ujian Seleksi Mandiri secara offline, Sabtu (26/6/2021).

Sebanyak 10.404 pendaftar akan mengikuti ujian yang tersebar dalam 10 sesi selama lima hari atau hingga Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Ach Solihin mengungkapkan dari jumlah pendaftar mandiri tersebut, 3.003 diantaranya merupakan pendaftar pemagang Kart Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

"Adanya pendaftar KIP-K ini karena Unair memberikan kesempatan kepada masyarakat dari keluarga atau golongan tidak mampu yaitu pemegang KIP-K untuk mengikuti ujian mandiri ini," katanya.

Ia menyebut, kapasitas KIP-K di Unair yaitu 1.400 mahasiswa baru tetapi kapasitas ini sudah terambil di jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sehingga tersisa sekitar 300 mahasiswa baru untuk jalur mandiri.

"Tetapi kuota tersebut tergantung hasil tes peserta apakah memenuhi atau tidak dengan sebaran nilai peserta sesuai prodi yang dipilih," terangnya.

Sebaran nilai, dikatakan Solihin tergantung jumlah peserta yang memilih prodi tersebut dan daya tampung prodi. Jadi seleksi diambil berdasarkan nilai terbaik sebanyak daya tampung yang ada.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, daya tampung secara keseluruhan di kuota Mandiri yaitu 50 persen dari kapasitas karena Unair merupakan PTNBH.

Tetapi karena Unair sudah menerima lebih di jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sehingga daya tampung mandiri disediakan sekitar 2.800 mahasiswa baru, menyesuaikan daftar ulang SBMPTN.

"Syarat utama ujian harus dalam kondisi sehat, salah satunya ditunjukkan dengan hasil rapid antigen negatif yang berlaku 3 hari sebelum ujian," ujarnya.

Peserta juga harus mempersiapkan segala dokumen, mulai dari ijazah atau surat keterangan lulus dan kartu peserta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Di ujian hari pertama ini ada satu peserta yang ditolak karena tidak menunjukkan hasil swab antigen. Dan berarti gugur karena kami tidak menyiapkan ujian susulan," tegasnya.

Solihin mengungkapkan pihaknya tegas menerapkan prokes, seperti saat tes ujian SBMPTN. Mulai dari cek suhu tubuh, cuci tangan hingga masuk ruang ujian.

"Kami juga menyediakan tim satgas yang memantau proses jalannya ujian sesuai prokes. Serta bekerjasama dengan satgas covid di tingkat universitas untuk berkoordinasi dengan puskesmas setempat," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.