Senin, 15 Jun 2026 19:37 WIB

Pilihan Pembaca: Kisah Kesaktian Bintang hingga Provokator Ditangkap

  • Penulis :
  • | Jumat, 25 Jun 2021 08:00 WIB

jatimnow.com - Berita kisah kesaktian Bintang, keturunan ke-6 Pangeran Diponegoro di Surabaya menjadi pilihan pembaca pertama pada Kamis (24/6/2021).

Di urutan kedua perumahan ini ditinggal penghuni setelah belasan orang positif dan 2 warganya meninggal. Dan di urutan ketiga provokator penyerangan pos penyekatan Suramadu ditangkap.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Kisah Kesaktian Bintang, Keturunan Ke-6 Pangeran Diponegoro di Surabaya

Di balik kesederhanaan sikapnya, Bintang Timur Diponegoro ternyata memiliki kelebihan yang luar biasa. Keturunan ke-6 Pangeran Diponegoro yang lahir dan besar di Surabaya itu bisa menyembuhkan penyakit medis dan nonmedis.

Saat ini, hari-hari Bintang disibukkan dengan membantu orang, mulai dengan pengobatan hingga menyelesaikan persoalan magic.

Dalam pengobatannya, Bintang mengaku tidak memakai media apapun. Metodenya hanyalah pijat dan totok syaraf. Pengobatan Bintang telah dibanjiri pasien mulai dari Pulau Jawa hingga luar Jawa.

"Kalau saya itu metodenya cuma pijet sama totok. Totok saraf. Jadi pembuluh darah yang tersumbat ini dibukain dulu," tambahnya.

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Belasan Orang Positif dan 2 Warga Meninggal, Perumahan ini Ditinggal Penghuni

Belasan warga Perumahan Bumi Citra Praja, Kelurahan Beduri, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

"Ada 19 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 2 diantara nya meninggal dunia juga karena terpapar," kata Ketua Rt setempat, Priyanto, Kamis (24/6/2021).

Provokator Penyerangan Pos Penyekatan Suramadu Ditangkap: Saya Minta Maaf

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap seorang pria berinisail UF (27), atas kasus ujaran kebencian. Pria asal Bangkalan itu mengajak warga Madura agar tidak patuh dengan kegiatan penyekatan di Jembatan Suramadu.

Dalam aksinya, UF mengunggah status di akun Facebooknya @Umar Fauzi Achal ke grup Kabar Bangkalan.

Ujaran itu bertuliskan "Sekilas info malam ini jam 7, sehubungan antar kabupaten diadakan kumpul bersama yakni tretan madureh di tanean suramadu yang katanya mau ngerusak atau bakar tenda Merapat tretan". Namun postingan itu telah dihapus pada Selasa (22/6/2021).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.