Sabtu, 20 Jun 2026 23:43 WIB

Haul Bung Karno, Anwar Sadad: Kita Harus Warisi Spirit Beliau

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad
Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad

jatimnow.com - Setiap tanggal 21 Juni, rakyat Indonesia memperingati Haul Bung Karno. Sang Proklamator wafat pada 21 Juni 1970 atau 51 tahun lalu.

Meski kepergiannya sudah lima dekade, Bung Karno tetap menempati ruang istimewa di hati bangsa ini. Bahkan nilai-nilai ajarannya menjadi nilai dasar di beberapa organisasi.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad menyebut bahwa Presiden Pertama RI itu merupakan konsolidator bagi tokoh-tokoh pendiri negara ini, bahkan bagi elemen bangsa lainnya.

"Hanya tokoh dengan kharisma yang kuat seperti Bung Karno yang mampu meredam semua perbedaan pemikiran dan gagasan, menyatukannya dalam ide Pancasila," ungkap Sadad saat menjadi narasumber dalam dialog di salah satu stasiun televisi, Minggu (20/6/2021).

Bagi Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, masa paling krusial adalah masa-masa menjelang kemerdekaan. Karena setelah bersatu berjuang melawan imperialis, para tokoh bangsa berdebat keras dalam Sidang-sidang BPUPKI maupun PPKI untuk membentuk negara baru Indonesia.

Dalam sidang-sidang itu banyak pikiran dan gagasan yang saling bertentangan. Bung Karno menunjukkan ketokohan dan kharismanya yang tinggi mempersatukan perbedaan pikiran dan gagasan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jatim ini menilai bahwa kebesaran hati para pendiri negara untuk mempersatukan perbedaan pada masa itu harus bisa ditauladani oleh para pemimpin di masa sekarang.

"Kita berhutang kepada Bung Karno dan tokoh-tokoh lainnya yang mendirikan serta merawat negara ini. Membawa negara ini menuju cita-cita dan harapan bangsa," ungkapnya.

Sadad memaknai Haul ke-51 Bung Karno Bangsa Indonesia harus mewarisi semangat Bung Karno.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Spirit pergerakan harus harus diinternalisasi dalam keseharian kita. Seperti kata Bung Karno, kita harus warisi spiritnya, bukan abunya," tandas Sadad.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.