Kamis, 18 Jun 2026 23:08 WIB

Langgar Prokes dan Tak Berizin, Penerimaan Ijazah Sekolah Mojokerto Dibubarkan

jatimnow.com - Kegiatan penerimaan ijazah Raudhatul Atfhal (RA) Perwanida di Oshilova Garden Resto, Jalan Gajahmada, Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dibubarkan Satgas Gugus Tugas Covid-19.

Penerimaan ijazah yang berada di Desa/Kecamatan Ngoro itu dibubarkan Gugus Tugas Covid-19 karena menimbulkan kerumunan dan tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat kegiatan berlangsung.

Baca Juga: 732 Tumpeng Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

"Kita membubarkan kerumunannya karena jelas melanggar protokol kesehatan. Yang dimaksud oleh masyarakat hanya memakai masker, cuci tangan sudah aman. Padahal ada 5M," kata Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi, Senin (21/6/2021).

Ia menambahkan, kegiatan penerimaan ijazah ini tidak ada izin dari Gugus Tugas Covid-19 kecamatan maupun kabupaten.

"Tadi tidak menghindari kerumunan malah ini mendatangkan warga. Ini tidak ada izin dan melanggar protokol kesehatan. Lebih dari 80 orang dengan kapasitas kemungkinan 50 orang. Kami lakukan pendalaman dan sanksi jelas pasti ada yang diterapkan dengan pelanggaran protokol kesehatan," ujar dia.

Baca Juga: Agar Harga Tembakau Terus Naik, Petani di Mojokerto Dengarkan Pesan Bupati Ikfina Ini

Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Nurhono menyebut, pihaknya akan melakukan mendalami izin usaha dan menyegel Oshilova Garden Resto.

"Kita lihat proses pendalaman jika tidak ada izin usaha maka akan disegel," kata dia.

Baca Juga: Mojokerto Krisis Air Bersih, Gubernur Khofifah Turun Tangan

Manajer Oshilova Garden Resto, Didin Adi menjelaskan pihaknya telah melakukan protokol kesehatan dengan ketat ketika para undangan penerimaan ijazah RA Perwanida dan ruangan masih bisa menampung.

"Kami sudah terapkan prokes sebaik mungkin, semua peserta memakai masker, faceshild, saat masuk di thermogun. Untuk kapasitas tempat kami masih bisa menampung karena peserta di atas 70 siswa dan wali murid dan hemat kami masih bisa menampung karena daya tampung 150 sampai 200 orang. Ini kelalaian kami juga belum mengajukan izin atas kegiatan tersebut," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.