Sabtu, 20 Jun 2026 21:27 WIB

Tim Panahan Putri Indonesia Gagal Rebut Tiket Beregu Olimpiade 2020 Tokyo

Tim panahan putri Indonesia (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra via Republika)
Tim panahan putri Indonesia (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra via Republika)

jatimnow.com - Tim panahan putri Indonesia yang terdiri dari Diananda Choirunnisa, Titik Kusuma Wardahani, dan Rezza Oktavia, gagal mengikuti langkah tim recurve putra ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Tim panahan putri Indonesia terhenti pada babak perempat final Piala Dunia Panahan 2021 di Paris, Prancis, Minggu (20/6) malam.

Baca Juga: HUT RI ke-80, Bank Mandiri Taspen Gaungkan Semangat Kebangsaan & Peduli Lansia

Dalam turnamen terakhir kualifikasi Olimpiade itu, hanya tiga negara teratas yang berhak atas tiket nomor beregu recurve putri. Dari total 28 negara partisipan yang bertanding di babak kualifikasi, hanya 24 negara yang bisa melanjutkan pertandingan ke babak berikutnya.

Indonesia mengawali babak kualifikasi putaran pertama dengan menaklukkan Swedia dengan skor 6-0 (53-46, 54-47, 54-53). Tim Merah Putih selanjutnya sempat menerima perlawanan sengit pada pertandingan kedua melawan Polandia, yang merupakan tim yang mendapatkan bye.

Artinya, mereka bisa langsung otomatis lolos ke babak kedua tanpa harus bertanding di babak pertama. Menghadapi Polandia sebagai tim unggulan kedelapan, Indonesia berhasil merebut empat set dengan mengalahkan Polandia dengan skor 6-2 (55-51, 52-54, 51-50, 53-52) untuk melaju ke babak perempat final.

Pada perempat final menghadapi unggulan teratas Meksiko, Indonesia sebetulnya mengawali laga dengan baik. Diananda, Titik, dan Reza memenangi set pertama dengan raihan 53 poin untuk unggul 2-0 dari Meksiko.

Begitu pula pada set kedua, Indonesia mengumpulkan 53 poin dan tetap memimpin 4-0. Namun, Meksiko kemudian bangkit pada set berikutnya dengan mencatatkan 54 poin dan mengubah kedudukan menjadi 4-2.

Baca Juga: PGN Raih Prestasi Bergengsi di ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 20

Pertandingan pun harus berlanjut ke adu penalti atau shoot-off setelah tim Meksiko memenangi set keempat dengan skor 56-52. Kedudukan kemudian imbang 4-4.

Sayangnya pada set penentu, Indonesia harus kalah dan gagal melangkah ke semifinal setelah tiga pemain Meksiko mencatatkan hasil sempurna 10, 10, 10.

Atas hasil ini, tim panahan Indonesia mengamankan tiga tiket Olimpiade yang masing-masing didapat oleh Diananda Choirunnisa untuk nomor individu recurve putri, serta Riau Ega yang akan tampil pada nomor individu recurve putra sekaligus beregu putra bersama dua rekannya, Arif Pangestu, dan Alviyanto Bagas Prastyadi.

Baca Juga: Pecah Telur, Atlet Panahan Tulungagung Sumbangkan Medali Emas di Porprov

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.