Selasa, 16 Jun 2026 15:38 WIB

Puluhan Anak Penyandang Difabel Adu Bakat di SMAKer Surabaya

jatimnow.com - Puluhan anak penyandang difabel tingkat SD dan SMP se-Kota Surabaya beradu bakat dalam Festival Yatim yang digelar di SMA Kertajaya (SMAKer) di Jalan Juwingan, Minggu (20/6/2021).

"Jadi Festival Yatim ini acaranya SMA Kertajaya berkolaborasi dengan urunan kebaikan. Dan ini semacam sosial project, ada santunan, bingkisan dan beberapa acara lomba-lomba seperti lomba azan, pantun dan ceramah," ujar Ketua Panitia, Tika saat ditemui jatimnow.com.

Baca Juga: Dinkes Trenggalek Buka Layanan Fisioterapi Keliling Gratis Pasien Lansia

Ia menyebut, festival tersebut memang sengaja dilombakan kepada para siswa penyandang difabel di Surabaya karena mereka sebenarnya memiliki bakat di bidang lain di tengah kekurangannya.

Menurutnya, perlombaan semacam sebagai salah satu semangat untuk memacu dan memberi kesempatan kepada para penyandang difabel.

"Jadi memang SMA Kertajaya selama ini ada namanya Kawanetra yang isinya kawan-kawan disabilitas. Ada tuna daksa, tuna netra, tapi mereka pintar dan aktif seperti anak biasa gitu. Dan tadi juga ada Kawanetra yang kebetulan menampilkan band. Jadi yang main tunanetra," papar dia.

"Kita memang sengaja tujukan ke SD, SMP dan yayasan, karena memang Festival Yatim namanya. Jadi sasarannya Yatim Dhuafa," imbuh siswi yang juga menjabat di kesiswaan sekolah itu.

Dijelaskannya, dari 60 peserta yang telah mendaftar, 25 dinyatakan lolos seleksi dan berlanjut ke babak final secara offline.

Baca Juga: Difabel Binaan Dinsos Surabaya Kabur, Ditemukan di Jembatan Suramadu

"Kalau seleksi kemarin ada 2. Ada yang online dan offline. Kalau offlinen ini tadi ada 25 yang hadir, karena kita harus batasi ya patuh protokol kesehatan (prokes)," ujarnya.

Kepala Sekolah SMA Kertajaya, Samini mengatakan tujuan digelarnya festival tersebut merupakan salah satu motivasi kepada penyandang difabel sekaligus juga bagian dari program sekolah.

"Tujuannya itu memang sesuai dengan slogan kita, salah satunya dengan mengadakan santunan anak yatim, dan kreatifnya ini ketika diberikan santunan. Anak-anaknya ini memang memiliki bakat dan kreatifitas," kata Samini.

Samini mengaku cukup puas telah mendapat dukungan dari beberapa pihak swasta. Di tahun selanjutnya, Samini berharap festival itu juga bisa digelar lebih luas dan bisa diikuti lebih banyak peserta.

Baca Juga: Bawaslu Ponorogo Ajak Difabel Berperan Aktif Awasi Pilkada 2024

Dalam acara tersebut, juga dilakukan launching logo baru SMA Kertajaya Surabaya. Selain itu, beberapa pameran bakat siswa juga ditampilkan.

Salah satunya karya foto dari salah satu siswa bernama M Awwaludin Ilham putra kedua dari almarhum Budi Sugiharto.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.