Sabtu, 20 Jun 2026 01:28 WIB

Mayat Pria Misterius Ditemukan dalam Tumpukan Sampah Enceng Gondok di Surabaya

Proses evakuasi mayat pria misterius di Surabaya
Proses evakuasi mayat pria misterius di Surabaya

jatimnow.com - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan pada tumpukan sampah enceng gondok di bawah Jembatan Tol Jalan Karah, Surabaya, sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (16/6/2021).

Mayat pria misterius itu itu ditemukan pertama kali oleh Operator Excavator Jasa Tirta 1, Slamet Hariyanto saat dirinya hendak membersihkan Sungai Karah yang terdapat banyak enceng gondok. Namun setelah diangkat, ternyata ada mayat tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Tadi sekitar jam 11.00 WIB, saya mengambil eceng gondok dan kaget ada mayat. Habis itu saya lapor ke pos satpam dan pimpinan," ungkap Slamet, Rabu, (16/6/2021).

Sementara Pawas Polsek Jambangan, AKP Sugiyanto menyebut bahwa tidak ada tanda pengenal satu pun pada tubuh mayat. Juga tidak ditemukan luka pada tubuh mayat.

"Hanya lebam karena mayat sudah lebih dari satu hari. Usianya sekitar 50 tahun," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tak lama berselang, Tim Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi. Setelah selesai, mereka kemudian mengevakuasi mayat pria misterius tersebut.

Proses evakuasi memakan waktu cukup lama lantaran mayat berada di atas tumpukan eceng gondok dan sampah setinggi kurang lebih 10 meter dari tanah. Ditambah adanya excavator di tumpukan tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Akhirnya, operator kendaraan berat itu pun membantu membuat jalan untuk melancarkan evakuasi. Juga memberi ruang supaya mayat dapat dijangkau. Selama 15 menitan, akhirnya mayat tersebut dapat dievakuasi.

Mayat pria misterius itu kemudian dibawa ke mobil jenazah menuju Kamar Mayat RSU dr. Soetomo, Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.