Sabtu, 20 Jun 2026 04:41 WIB

Tanah Ambles di Jalur Ponorogo-Trenggalek, Pemudik Diminta Waspada

Jalan ambles di jalur Ponorogo-Trenggalek Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Ponorogo
Jalan ambles di jalur Ponorogo-Trenggalek Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Ponorogo

jatimnow.com - Jalur maut Ponorogo-Trenggalek kembali menjadi perhatian berwenang. Pasalnya ditengah arus mudik lebaran 2018, ada jalan ambles di jalur tersebut.

Berada di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo di kilometer 32, Ponorogo terdapat jalan amblas setinggi 75 meter.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Oleh pemerintah daerah setempat, amblesnya jalan ini sudah diberi pertolongan pertama berupa tiang penyangga yang terbuat dari besi. Hal ini dilakukan agar amblesan tanah tidak meluas.

Untuk menghindari kecelakaan pengendara, petugas memberi pembatas jalan ambles tersebut dengan karung berisi pasir.

"Jalan ini memang rawan amblas, ini sudah kali ketiga dari pemerintah memperbaiki. Namun masih saja amblas," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, Senin (11/6/2018)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ia mengaku dalam kesiapsiagaan menjelang mudik 2018 yang diperkirakan pada H-3 atau pada Selasa (12/6) mendatang maka polisi pun mengimbau para pengendara untuk berhati-hati.

"Karena jalurnya ambles. Terutama di jalan berlubang dan bergelombang serta area rawan longsor," jelasya

Saat ditanya area mana saja yang berbahaya di Ponorogo, Radiant mengaku di kawasan pegunungan serta area perkotaan di titik tertentu sering macet, seperti area pasar Legi Songgolangit dan sekitar Alun-Alun Ponorogo.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Trouble spot justru banyak di kota, tapi untuk warga yang berada di pegunungan pun juga harap berhati-hati karena banyak jalan rusak akibat longsor atau amblas," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.