Kamis, 18 Jun 2026 00:56 WIB

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan di Ponorogo Diminta Aktif Data Difabel

Bimbingan Teknis Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kabupaten Ponorogo
Bimbingan Teknis Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kabupaten Ponorogo

jatimnow.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke Ponorogo, Senin (14/6/2021). Dia berdialog dengan para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Rumah Dinas Pringgitan Bupati Ponorogo.

Mensos Risma meminta para TKSK lebih proaktif mencari data yang seharusnya mendapatkan bantuan. Misalnya para disabilitas yang kebanyakan terbengkalai.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Banyak saudara disabilitas kita tidak memasukkan data, mereka paling berhak," ujar mantan wali kota Surabaya dua periode tersebut.

Dari data yang ada, sebanyak 144 ribu sudah masuk. Hal itu jauh dari harapan, sehingga banyak penerima bantuan bansos ganda yang dihapus.

"Yang ganda-ganda kita hapus. Kemudian disabilitas saya masukkan," bebernya.

Menurutnya, disabilitas banyak yang tidak masuk, kemungkinan besar mereka tidak punya KTP.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Petugas TKSK mengetahui itu. Bisa diinformasi ke dinsos dan dispendukcapil mereka rekam. Perekaman data yang bisa dipertanggungjawabkan. Kita harus bicara juga," paparnya.

TKSK, lanjut dia, melakukan komunikasi dengan dispendukcapil bila mendapati disabilitas yang tidak bisa sidik jari.

"Dinas terkait pasti punya cara. Kita memberikan informasi wajib hukumnya," tegasnya.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Mensos Risma mengaku tidak akan melindungi siapapun jika melakukan penyelewengan. Seperti kasus di Malang, ada pendamping selama 5 tahun membawa kartu rekening penerima.

"Selama itu pula diselewengkan. Saya sudah kasih tahu kapolres. Saya ingin dihukum ini haknya orang miskin. Bagaimana mungkin kita mengambil hak orang tidak mampu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.