Kamis, 18 Jun 2026 09:40 WIB

Legitnya Bisnis Kue Kering Lebaran, Omzet Tembus Rp 50 Juta/Sebulan

Nurwantini saat memproduksi kue kering
Nurwantini saat memproduksi kue kering

jatimnow.com - Bisnis kue kering pada momen lebaran memang menjanjikan, orderan kue yang biasanya digunakan sebagai suguhan lebaran tersebut mengalir deras.

Banyak pedagang musiman kue kering bermunculan pada bulan ramadan menjelang lebaran. Mereka rela beralih dagangan lantaran keuntungan yang menggiurkan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Seperti yang dilakukan oleh Nurwatini (53). Warga Karanggayam, Tambaksari, Surabaya ini aktifitas sehari-harinya sebagai penjual nasi, namun menjelang lebaran, Nurwanti beralih aktivitas memproduksi kue kering.

"Bisnis ini saya lakukan kurang lebih 23 tahun terakhir selama bulan ramadan. Alhamdulillah omsetnya pun lumayan," kata Nurwatini saat diwawancarai jatimnow.com, Senin (11/6/2018).

Menurutnya omzet penjualan kue kering paling tinggi dibanding kue-kue basah. Dalam dua pekan ini saja pesanan yang diterimanya telah mencapai 410 toples.

"Alhamdulillah, Keuntungannya bisa mencapai 30 persen dari total penjualan,  tahun kemarin saja keuntungannya kurang lebih Rp 50 juta dari 4000 toples kue kering yang saya produksi,” ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Banyak variasi kue yang diproduksi Nurwantini, diantaranya kastengel, nastar, brownis cookies, semprit, putri salju, bangket mawar, wijen keju, sagu keju, sabit mente kuning dan coklat. Pertoplesnya ia bandrol berkisar antara Rp 32.000 hingga Rp 35.000.

"Harganya murah dan kwalitasnya stabil. Harga segitu karena saya juga melayani distributor," ujarnya.

Meski demikian para pedagang tersebut seringkali tidak bisa meraup banyak untung jika bahan-bahan kue melonjak drastis pada awal ramadan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bahan kue harganya juga naik, supaya produk saya tetap laku saya ambil untungnya juga tipis, Apalagi lebaran tahun ini bebarengan dengan pendaftaran masuk sekolah baru," tukasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.