Rabu, 17 Jun 2026 10:03 WIB

Pilihan Pembaca: Guru Ngaji Cabuli 25 Santri hingga Pelajar SD Tewas Dianiaya

  • Penulis :
  • | Sabtu, 12 Jun 2021 09:03 WIB
Penggerebekan pesta miras jenis cukrik
Penggerebekan pesta miras jenis cukrik

jatimnow.com - Dari sejumlah berita yang disajikan jatimnow.com pada Jumat (11/6/2021), tiga di antaranya menjadi pilihan pembaca.

Mulai dari berita berjudul 'Selama 5 Tahun, Guru Ngaji di Sidoarjo Cabuli 25 Santri Sesama Jenis' hingga 'Penganiaya Pelajar SD Surabaya hingga Meninggal Diringkus, Begini Kesadisannya'.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Selama 5 Tahun, Guru Ngaji di Sidoarjo Cabuli 25 Santri Sesama Jenis

Seorang guru ngaji ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo karena mencabuli puluhan santrinya yang masih di bawah umur. Pelaku adalah seorang laki-laki berinisial AH (31), warga Kecamatan Sidoarjo Kota.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji mengatakan, ada 25 anak laki-laki yang menjadi korban pencabulan guru ngaji itu.

"Para korban tersebut masih berusia belasan tahun dan beberapa masih di bawah umur, sepuluh tahun," ungkap Sumardji, Jumat (11/6/2021).

Pesta Miras Cukrik di Surabaya Digerebek, 17 Pemuda hingga Sajam Diamankan

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Pesta para pemuda yang sedang pesta minuman keras (miras) jenis cukrik di Jalan Bogen II, Tambaksari, Surabaya digerebek polisi, Jumat (11/6/2021) dini hari.

Sebanyak 17 pemuda diamankan bersama dua senjata tajam (sajam). Salah satu pemuda diantaranya terindikasi memakai narkoba.

"Benar, sudah diamankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jawab Kaurbinops Sat Samapta Polrestabes Surabaya, Iptu Satriono saat dikonfirmasi.

Penganiaya Pelajar SD Surabaya hingga Meninggal Diringkus, Begini Kesadisannya

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Pelaku penganiayaan terhadap JM (12) hingga meninggal akhirnya dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pelaku Wahyu Buana Putra (WBP) terpaksa ditembak kaki kirinya lantaran berusaha kabur.

Pria berumur 46 tahun asal Garut, Jawa Barat itu disergap Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya dipimpin Kanit Iptu Arief Rizky Wicaksana di Tanggerang pada Kamis (10/6/2021), setelah berpindah-pindah tempat persembunyian selama dua pekan setelah kejadian.

Pelaku kabur setelah memukuli pelajar SD itu dengan paving di sebuah kamar kos Jalan Kupang Krajan V-A, Surabaya. Korban meninggal dunia di RSU dr Soetomo, Surabaya setelah sempat koma kurang lebih sepekan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.