Minggu, 14 Jun 2026 21:19 WIB

Traktor 'Hantu', Inovasi Petani Pasuruan Bajak Sawah dengan Remote Control

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 10 Jun 2021 12:16 WIB

jatimnow.com - Seorang petani di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan memodifikasi pengoperasian mesin traktor pembajak sawah menggunakan remote control (pengendali jarak jauh). Warga setempat menjulukinya sebagai traktor 'hantu'.

Petani itu bernama Zainul Alim (43). Ia menyebut jika traktor hantunya ini diklaim bisa membajak sawah lebih cepat dari pada traktor yang dikemudikan manual oleh tenaga manusia.

Baca Juga: 39 Rumah di Pasuruan Rusak Parah Diterjang Puting Beliung

"Jika dalam membajak setengah hektar sawah dengan mesin traktor manual butuh waktu dua hari, dengan traktor hantu ini dapat dilakukan hanya selama sehari," jelas Zainul Alim, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, selain cepat, ongkosnya pun jauh lebih murah. Ia mencontohkan, biaya yang dikeluarkan untuk sekali membajak sawah dengan traktor tenaga manusia butuh biaya Rp 250 ribu.

Namun jika menggunakan traktor yang dikendalikan oleh remote control itu, dirinya hanya membutuhkan biaya operasional Rp 150 ribu.

Baca Juga: 3 Destinasi di Pasuruan Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

"Tujuan saya memodifikasi traktor hantu ini untuk membantu petani agar lebih mudah dan cepat membajak sawah. Sebab, saat ini operator traktor pembajak sawah manual sudah minim sekali. Dengan traktor hantu ini, operator juga tidak pegal-pegal, cukup duduk dan pegang remote," ungkapnya.

Untuk memodifikasi traktor miliknya itu, dirinya menghabiskan uang Rp 50 juta.

Baca Juga: 19 Palang Pintu Kereta Api di Pasuruan Terpasang Akhir Tahun Ini

Ia menyebut, remote control itu dapat mengendalikan traktor hingga radius 1 kilometer. Ia mengaku dibantu teman-temannya yang ahli elektronik untuk mengumpulkan item-item yang diperlukan.

"Saat ini traktor hantu ini sudah membajak sawah 5 hektar, sekarang mulai lagi 6 hektar. Setelah ini ada lagi 6 hektar. Total .sawah yang kemitraan dengan kami ada 50 hektar," pungkasnya. 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.