Kamis, 18 Jun 2026 02:53 WIB

Dikira Disuntik, Pemotor asal Bangkalan Positif Covid Coba Kabur dari Suramadu

Camat Sawahan, M Yunus berikan pengertian kepada pemotor yang kabur saat akan diisolasi
Camat Sawahan, M Yunus berikan pengertian kepada pemotor yang kabur saat akan diisolasi

jatimnow.com - Aksi kejar-kejaran antara Tim Satgas Covid-19 yang berjaga di posko penyekatan Jembatan Suramadu terhadap seorang pengendara motor (pemotor) asal Bangkalan, Madura yang melarikan diri setelah tahu hasil tes positif Covid-19 kembali terjadi.

Pemotor itu adalah Abdullah asal Desa Geger, Arosbaya, Bangkalan, Madura. Dia kabur lantaran takut akan disuntik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pemotor itu berhasil diamankan dan mau diajak kembali untuk diisolasi setelah diberi pemahaman oleh Camat Sawahan Surabaya, M Yunus.

"Tadi saya lihat ada salah satu orang positif yang akan diisolasi kabur. Karena perut berat, saya coba kejar. Orang itu sempat akan tertabrak truk, untung selamat. Setelah ketemu di sana, saya minta ngapain mesti kabur. Saya sampaikan ini pemerintah mau mengobati njenengan. Bukan mau di apa-apain. Tapi setelah saya ngomong baik-baik dia mau balik," kata Yunus di Suramadu sisi Surabaya, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menambahkan, pemotor itu akan dibawa ke Asrama Haji untuk diisolasi dan diminta agar mengikuti arahan yang diberikan.

"Dan saya minta tadi ketika di Asrama Haji, diisolasi ikuti ya. Ini adalah ikhtiar pemerintah untuk melindungi masyarakat jangan diartikan lain," ungkap Yunus.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menyebutkan, yang bersangkutan dibawa ke tempat isolasi dengan kondisi positif setelah hasil swab keluar dan takut akan disuntik.

"Dia takut. Alasannya saya jangan disuntik. Lho yang mau nyutik siapa. Sampean (anda) di sana disuruh istirahat. Makan yang enak, minum vitamin. Berarti edukasi saja, saudara-saudara belum paham. Dikira kalau Covid-19 langsung disuntik nggak. Mudah-mudahan semuanya lancar," tandas Yunus.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.