Kamis, 18 Jun 2026 02:53 WIB

Viral Video Pemotor Disebut Hindari Swab di Jembatan Suramadu, Ini Kata Polisi

jatimnow.com - Sebuah video menunjukan sejumlah pengendara di Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) bertuliskan pemotor berupaya mencari 'jalan tikus' untuk menghindari tes swab antigen menjadi viral di Instagram.

Dalam video berdurasi 26 detik yang diunggah akun @madurakocak35 itu terlihat para pemotor berupaya melewati jalur alternatif yang berada di bawah Jembatan Suramadu.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan peristiwa dalam video itu. Namun menurutnya, pengendara motor itu bukan meloloskan diri untuk menghindari tes swab antigen.

Melainkan para pemotor itu dialihkan ke jalur alternatif oleh petugas gabungan yang berada di lokasi.

"Itu (pengendara dalam video) bukan lolos. Jadi, memang kemarin terjadi penumpukan, kita cari alternatif jalan dimana tetap ada penjagaan dan mereka tidak lolos (dari penyekatan)," kata AKBP Ganis, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Ia menyatakan, ada petugas gabungan dari Brimob, Satpol PP, hingga Dishub serta anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Menurutnya, para petugas tetap melakukan penyekatan dan melakukan swab antigen kepada setiap pengendara yang melintas, tanpa terkecuali.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Di sana ada Brimob, Satpol PP, dan anggota kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka dari pengguna jalan yang menyusur di jalan tikus tadi sudah diarahkan dan mereka tidak lolos dari pemeriksaan swab," ujarnya.

"Jadi, itu (video) viral mungkin dia mengambil gambarnya mungkin cuman secara parsial saja. Tapi, Insya Allah semuanya tidak akan lolos dan semua tetap dilakukan swab agar Surabaya tetap sehat, Madura semua sehat, dan Indonesia semua sehat," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.