Selasa, 16 Jun 2026 14:59 WIB

Penyekatan di Jembatan Suramadu, 70 Orang Dinyatakan Reaktif

Pelaksanaan swab antigen di Jembatan Suramadu/ foto istimewa
Pelaksanaan swab antigen di Jembatan Suramadu/ foto istimewa

jatimnow.com - 70 orang dinyatakan reaktif swab antigen dalam penyekatan yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Jembatan Suramadu.

Data tersebut diperoleh setelah diberlakukan penyekatan dan dilakukan tes swab antigen secara acak bagi para pengendara yang akan memasuki Kota Surabaya dari Madura sejak Sabtu hingga Minggu pukul 17.09 Wib.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Data dari Dinkes Surabaya sekitar 70 orang yang reaktif swab antigen saat penyekatan di Suramadu," ujar AKBP Ganis Setyaningrum saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (6/6/2021).

Ia menyebut, saat penyekatan itu juga ditemukan satu pasien Rumah Sakit Husada Utama yang diantar oleh empat orang.

"Ternyata, empat orang yang mengantarkan ini juga positif. Nah, ini kan bahaya kalau begini, bisa menyebar kemana-mana," kata dia.

Baca juga: RSUD Bangkalan Lockdown, Polisi Sekat Jembatan Suramadu dan Swab Pengendara

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Wali Kota Eri juga memastikan bahwa penyekatan dan tes antigen itu akan dilakukan tiga shift dan direncanakan akan berlangsung selama 24 jam setiap harinya.

Ia menegaskan penyekatan dan tes antigen ini akan terus dilakukan hingga ada evaluasi lebih lanjut dari Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

"Jadi, kita menunggu evaluasi lebih lanjut ini harus dilakukan sampai kapan. Insyallah Bu Gubernur, Bupati Bangkalan dan saya tujuannya sama, yaitu hanya untuk kepentingan masyarakat dan demi melindungi masyarakat," kata Eri dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Ia menambahkan, antisipasi tersebut tidak hanya dilakukan di kawasan Jembatan Suramadu saja melainkan juga diberlakukan di Pelabuhan Ujung-Kamal.

Pihak Pemkot Surabaya juga berkoodinasi dengan perwakilan dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) Eri Cahyadi meminta di lokasi tersebut juga diberlakukan tes antigen atau tes Covid-19 sebelum penumpang keluar dari Surabaya menuju Madura atau pun sebaliknya.

"Jadi, yang mau masuk Surabaya harus menunjukkan tes Covid-19 dulu, begitu juga sebaliknya supaya adil. Tolong itu diberlakukan mulai sekarang," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.