Kamis, 18 Jun 2026 09:06 WIB

Dewan Kesenian Jatim Dorong Pendidikan Seni dan Budaya hingga Tingkat Desa

Ketua Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat (dua dari kiri)
Ketua Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat (dua dari kiri)

jatimnow.com - Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) mendorong adanya pendidikan seni dan kebudayaan hingga tingkat desa.

Ketua Presidium DKJT, Taufik Hidayat mengatakan, seni dan budaya merupakan warisan leluhur yang menjadi kebanggaan bangsa.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Pria yang akrab disapa Taufik Monyong itu menyebut bahwa pendapatan negara terbanyak didapatkan dari sisi pariwisata. Selain wisata alam, nilai jual wisata lainnya juga bisa diperoleh dari karya seni dan kebudayaan Bangsa Indonesia, yang tidak dimiliki negara lain.

"Kita sadar bahwa seni dan kebudayaan di Indonesia ada beragam jenis. Satu-satunya warisan yang tidak akan bisa tenggelam adalah warisan kebudayaan. Maka pendidikan tentang kebudayaan ini sangat penting, bahkan kalau perlu hingga tingkat desa," ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Karena itu, Taufik berharap pemerintah daerah, baik di kabupaten maupun kota dan provinsi mampu menyamakan frekuensi bersama-sama untuk memberikan support terhadap aktivitas kesenian.

"Saya terima kasih kepada Bu Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pak Emil, Pak Sekda yang sudah memberikan supportnya kepada kita berupa anggaran," tambah dia.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Taufik memaparkan sederet kegiatan DKJT di Tahun 2021. Pada semester pertama, setidaknya ada 13 kegiatan dan itu melibatkan para seniman di 38 kabupaten dan kota di Jatim.

"Rangkaian kegiatan dalam satu tahun untuk semester ini saja ada 13. Dan ini melibatkan seniman-seniman di Jawa Timur, sekitar 38 kota dan kabupaten," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.