Kamis, 18 Jun 2026 05:54 WIB

Pulihkan Ekonomi Sektor Pariwisata Banyuwangi, Vaksinasi Drive Thru Diluncurkan

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Jun 2021 17:15 WIB

jatimnow.com – Pemkab Banyuwangi terus menggeber percepatan vaksinansi Covid-19.

Berbarengan dengan jemput bola door to door hingga vaksinasi di balai-balai desa dan halaman rumah warga, kini vaksinasi Covid-19 di kabupaten tersebut juga berinovasi menggelar layanan tanpa turun (drive thru).

Baca Juga: Jadwal Drive Thru Perizinan DPMPTSP Surabaya di SPP Menur, Akhir Pekan Buka

Vaksinasi drive thru itu dipusatkan di GOR Tawang Alun mulai Kamis (3/6/2021). Sasaran vaksinasi adalah pelaku pariwisata hingga pelaku jasa transportasi publik, termasuk mitra pengemudi taksi dan ojek online.

Tampak warga bergantian memasuki area GOR untuk mendapatkan layanan vaksinasi secara drive thru. Mereka datang mengendarai motor maupun mobil mengikuti alur yang telah ditentukan, dari tenda 1 hingga tenda 3. Ada proses pemeriksaan kesehatan sampai pendataan.

"Kita kerja keras, inovasi-inovasi untuk percepatan vaksinasi sebagai upaya melindungi warga dari penyebaran Covid-19. Terima kasih teman-teman tenaga kesehatan yang bahu-membahu menyukseskan vaksinasi," ujar Bupati Ipuk.

"Banyuwangi telah menerima sekitar 352.000 dosis vaksin. Terima kasih pemerintah pusat dan provinsi. Insya Allah kepercayaan gelontoran vaksin dari pusat dan provinsi ini dijawab dengan kerja gotong royong tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan berbagai pihak lain untuk menyukseskan vaksinasi," imbuhnya.

Bupati Ipuk menjelaskan, layanan vaksinasi drive thru merupakan inovasi yang memberikan akses kemudahan layanan vaksinasi bagi masyarakat.

Selain itu, vaksinasi pada pelaku pariwisata dan penyedia jasa transportasi publik adalah bagian dari pemulihan sektor pariwisata di Banyuwangi.

"Tentunya vaksinasi pada pelaku pariwisata dan penyedia jasa transportasi akan meningkatkan kenyamanan berwisata di Banyuwangi. Melengkapi berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menjaga geliat sektor wisata di tengah pandemi ini," kata Ipuk.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan layanan drive thru ini dibuka sepuluh hari, mulai 3-12 Juni 2021, pukul 08.00 – 15.00 WIB. Vaksinasi menggunakan AstraZeneca.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

"Sasaran awal pelaku pariwisata 1.700 orang. Ada pengelola hotel, restoran, homestay, pemilik warung, travel agent, hingga kelompok sadar wisata (pokdarwis). Sasaran ini kami target selesai 4-5 hari," kata Rio, sapaan akrabnya.

Setelah sasaran pelaku pariwisata tuntas, lanjut Rio, vaksinasi drive thru akan dibuka bagi pelaku transportasi publik.

"Setelah pelaku transportasi beres, masyarakat umum akan kami layani juga dengan drive thru. Syaratnya, mereka harus ber-KTP Banyuwangi," ujar Rio.

Dengan layanan drive thru, sasaran vaksinasi tidak perlu turun dari kendaraan. Mereka bisa melaksanakan semua alur vaksinasi sesuai SOP cukup dari mobil atau motornya masing-masing.

"Prosesnya cepat namun tetap sesuai standar prosedur vaksinasi," terangnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

Layanan drive thru mendapat sambutan positif warga. Salah satunya Rosi Ferdiansyah, pengelola homestay.

"Lega sudah divaksin. Lebih percaya diri saat melayani tamu dari luar daerah. Apalagi layanannya drive thru, mudah, cepat, dan enggak ribet," kata Rosi yang datang bersama istrinya.

Sementara itu, per 1 Juni 2021, sebanyak 136.266 warga Banyuwangi telah mendapatkan vaksinasi tahap I, yang terdiri atas tiga segmen, yaitu SDM kesehatan, pelayan publik, dan warga lansia. Adapun untuk tahap II, telah tervaksin 32.928 warga.

"Kami kebut terus. Beberapa waktu lalu memang pengiriman vaksin beberapa saat belum ada, tapi pusat dan provinsi terus bergerak memberikan tambahan vaksin. Tambahan vaksin itu kami kebut untuk diberikan ke masyarakat, seperti lansia yang dengan gerakan serentak sekitar sepekan ini sudah menjangkau 46.000 orang," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.