Kamis, 18 Jun 2026 17:45 WIB

Polisi Mulai Dalami Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan 15 Siswi di Kota Batu

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 31 Mei 2021 08:31 WIB
Sekolah yang dilaporkan ke Polda Jatim oleh Komnas PA
Sekolah yang dilaporkan ke Polda Jatim oleh Komnas PA

jatimnow.com - Polda Jatim mendalami laporan dari Komnas Perlindungan Anak (PA) terkait dugaan kasus kekerasan hingga pelecehan seksual 15 siswi di salah satu sekolah swasta di Kota Batu dengan terlapor berinisial JE.

"Benar, laporannya sudah diterima. Sekarang tengah dilakukan penyelidikan dan pendalamam lebih lanjut," kata Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ali Mahfud, Senin (31/5/2021).

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Ia menyebut, proses awal penyelidikan yakni meminta keterangan pelapor, saksi hingga korban. Nantinya, korban juga akan divisum untuk melengkapi bukti-bukti laporan. Selain itu, terlapor berinisal JE juga akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

"Ada (visum) tapi menunggu kesiapan korban, sekaligus BAP," jelasnya.

Baca juga: 

Sebelumnya, Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait melaporkan kasus ini ke SPKT Polda Jatim pada Sabtu (29/5) lalu.

Setelah membuat laporan, Arist mengatakan jika berdasarkan keterangan para korban, kekerasan seksual yang dilakukan oleh JE sering kali terjadi di sekolah.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

"Ini dilakukan di lokasi di mana anak itu dididik yang seyogyanya menjadi entrepreneur dan berkarakter tetapi karena perilaku si pengelola ini mengakibatkan si anak berada dalam situasi yang sangat menyedihkan," ujarnya.

Bahkan, kekerasan seksual itu juga diduga dilakukan oleh JE ketika ia dan murid-muridnya sedang kunjungan ke luar negeri.

Sekolah tersebut memang banyak memiliki program kunjungan lantaran salah satu keunggulannya adalah pendidikan kewirausahaan.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Sebelumnya, Kepala Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), Risna Amalia membantah tudingan yang mengarah ke pihaknya. Ia mengaku kaget dan aneh dengan laporan dari Komnas PA.

 "Kami tidak tahu siapa yang memasukkan bahan pelaporan, dengan tujuan apa dan memiliki motif apa membuat laporan itu. Karena sesungguhnya yang diberitakan sama sekali tidak benar, saya di sini sebagai kepala sekolah sejak sekolah ini berdiri 2007," tulisnya melalui pesan.

 

 
Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.