Minggu, 21 Jun 2026 11:40 WIB

Pemuda di Surabaya Tewas Dikeroyok, Pelaku: Teman Saya Memerkosa Kawan Korban

Tampang dua dari lima pelaku pengeroyokan yang ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya
Tampang dua dari lima pelaku pengeroyokan yang ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Dua pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan M Vito Zakaria (18), warga Siwalankerto V-F Kampung Baru, Surabaya hingga tewas telah ditangkap dan ditahan.

Kedua tersangka bernama Akbar alias Tanjung (19), asal Rungkut, Surabaya yang sehari-hari bekerja sebagai waiters hotel dan Arif (18) warga Wonocolo, Surabaya yang masih seorang pelajar kelas X SMA. Keduanya ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kedua tersangka kami amankan dari rumahnya masing-masing. Mereka juga mengakui perbuatannya," ujar Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha, Senin (24/5/2021).

Ambuka menyebut bahwa kedua pelaku memukuli korban menggunakan tangan kosong.

"Memang dilakukan dengan tangan kosong, tetapi kepala korban sempat dibenturkan. Benturan itulah yang membuat fatal hingga berujung kematian," ungkap dia.

Para pelaku melakukan aksi pengeroyokan dengan sadar, tidak terpengaruh alkohol maupun narkoba. Selain dua pemuda itu, masih ada dua pelaku lain yang kini masih diburu.

Baca juga:  

"Masih ada dua pelaku yang masih kita kejar, di antaranya ST dan RR. Sudah kami tetapkan dalam DPO," beber dia.

Ambuka menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diduga dipicu balas dendam. Di mana awalnya teman pelaku berinisial B (19) dipukul oleh korban dan temannya.

"Dia (B) mengadu ke teman-temannya kemudian membalas korban," jelas dia.

Namun dari hasil penyelidikan, tidak hanya korban Vito yang menjadi korban. Sebab temannya juga mengalami luka-luka, tetapi tidak sampai meninggal dunia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Luka berat dan sedang dirawat di rumah sakit," sambung Ambuka.

Sementara pelaku Akbar mengaku tidak tahu jika permasalahan yang dia bela sebetulnya merupakan kesalahan yang dibuat oleh temannya sendiri.

"Saya membela teman saya (dipukuli). Enggak tahu permasalahannya kalau pemerkosaan," aku Akbar.

Alih-alih menunjukkan rasa solidaritas antar teman, Akbar bersama Arif akhirnya menemui korban dan melakukan pengeroyokan.

"Baru tahu kalau teman saya memperkosa, terus ditawur sama teman cewek itu (termasuk korban). Terus laporan ke kami, kami membalas," ungkap dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Akbar mengaku memukuli korban sebanyak lima kali di bagian punggung dan bibir. Pengeroyokan itu dilakukan para pelaku di Jalan Siwalankerto.

"Setelah dipukuli di lokasi, terus digotong (dibopong) di kamar kos. Meninggalnya di sana. Kalau yang menghantam ketembok kurang tahu siapa," jelas dia.

Hal serupa juga disampaikan pelaku Arif. Dia juga berdalih tidak mengetahui jika temannya telah memperkosa kawan perempuan korban.

"Saya awalnya belum tahu kalau pemerkosaan, karena bilangnya ke kami dia dikeroyok," tambah dia.

Namun mencuatnya kasus pemerkosaan yang dilakukan salah teman pelaku terhadap kawan korban, saat ini masih didalami penyidik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.