Selasa, 23 Jun 2026 03:49 WIB

Kembali ke Puncak Gunung Lawu untuk Membuka Warung, Mbok Yem Kini Ditandu

Tangkapan layar video postingan akun Facebook Bayu Aji AE
Tangkapan layar video postingan akun Facebook Bayu Aji AE

jatimnow.com - Mbok Wakiyem (Yem), satu-satunya pemilik warung di puncak Gunung Lawu kembali membuka dagangannya pascalebaran Idul Fitri 2021. Namun untuk sampai di puncak, nenek berusia 62 tahun itu harus ditandu.

Selama lebaran Idul Fitri 2021, Mbok Yem kembali ke kampung halamannya Dukuh Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan selama dua pekan, untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan tetangganya.

Baca Juga: Tak Ingin Terkekang Stigma, Gen Z di Lamongan Ini Pilih Buka Usaha Warung Kopi

Proses menandu Mbok Yem ke puncak Gunung Lawu itu terlihat dalam sebuah video berdurasi 15 detik yang diunggah akun Facebook Bayu Aji AE. Tampak Mbok Yem yang mengenakan setelan baju warna hitam dan kerudung merah itu ditandu oleh empat orang.

"Mbok Yem naik Gunung Lawu lagi lur. Monggo mampir warungnya yang Hoby naik Puncak Lawu," tulis akun tersebut seperti dilihat jatimnow.com, Jumat (21/5/2021).

Video yang diposting pukul 03.00 Wib, Jumat (21/5/2021) itu sudah ditangapi 1.241 netizen dan mendapat 84 komentar. Sejumlah warganet menyebut bahwa Mbok Yem merupakan petualang tangguh. Mereka juga mendoakan agar Mbok Yem sehat dan panjang umur.

Saiful Gimbal, salah satu keluarga Mbok Yem menyebut bahwa Mbok Yem kembali ke puncak Gunung Lawu pada Kamis (20/5/2021).

Baca Juga: 14 Warung Kopi di Ponorogo Disegel, Diduga jadi Tempat Prostitusi

"Kemarin libur dua minggu untuk lebaran di rumah. Berangkat kembali ke puncak Lawu kemarin," ujar Gimbal saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Gimbal menambahkan, biasanya Mbok Yem selalu jalan kaki untuk kembali ke puncak Gunung Lawu. Namun kini, stamina Mbok Yem mulai menurun.

"Tahun kemarin minta digendongnya dari pos dua karena sudah lelah," tambahnya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Gimbal melanjutkan, untuk tahun ini, Mbok Yem kembali ke puncak Gunung Lawu dengan minta ditandu. Dan tandu dari bambu memang sudah disiapkan dari rumah dengan membawa 8 anggota keluarga dan tetangga.

"Tandu disiapin dari rumah. Yang menandu ada 8 orang dari saudara dan tetanngga di sini," ungkap Gimbal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.