Kamis, 23 Jul 2026 12:04 WIB

Tak Ingin Terkekang Stigma, Gen Z di Lamongan Ini Pilih Buka Usaha Warung Kopi

  • Penulis :
  • | Senin, 02 Feb 2026 09:59 WIB
Foto: Usaha warung kopi yang dikelola Gen Z di Lamongan. (Fatkur/jatimnow.com)
Foto: Usaha warung kopi yang dikelola Gen Z di Lamongan. (Fatkur/jatimnow.com)

jatimnow.com–Di tengah kuatnya anggapan kesuksesan lulusan perguruan tinggi harus diukur dari profesi berseragam, sekelompok anak muda Gen Z di Babat, Lamongan, memilih jalur berbeda. Mereka meresmikan Rawoeh Kopi, sebuah warung kopi yang menjadi simbol keberanian Gen Z menantang stigma lama soal pilihan karier.

Grand opening Rawoeh Kopi digelar di kawasan Babat, Lamongan, dengan konsep warung kopi yang mengedepankan kenyamanan layaknya kafe. Berbeda dari warkop pada umumnya, Rawoeh Kopi menghadirkan suasana santai dengan fasilitas sofa yang dirancang untuk memberi pengalaman nongkrong lebih rileks bagi pengunjung.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Owner Rawoeh Kopi Rikza Syahrial menyampaikan, kehadiran usaha ini bukan sekadar membuka ruang usaha baru, tetapi juga membawa pesan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak harus selalu berujung pada profesi konvensional seperti pegawai kantoran, Aparatur Sipil Negara (ASN), atau guru.

“Rawoeh Kopi kami hadirkan sebagai ruang kreatif sekaligus bukti bahwa memilih jalur usaha adalah pilihan rasional dan terhormat. Anak muda berhak menentukan masa depannya sendiri tanpa harus terikat stigma profesi tertentu,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Dengan mengusung semangat kemandirian, Rawoeh Kopi dirintis oleh anak-anak muda Gen Z yang melihat potensi besar industri kopi dan ruang nongkrong sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif lokal.

"Selain menjadi tempat menikmati kopi, semoga Rawoeh Kopi juga diharapkan menjadi ruang diskusi, bertukar ide, hingga kolaborasi antar anak muda di Babat dan sekitarnya" imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Konsep warung kopi bersofa dipilih untuk menjembatani dua dunia kesederhanaan warkop dan kenyamanan kafe, sehingga dapat menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja lepas, hingga masyarakat umum.

Kehadiran Rawoeh Kopi mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Selain menambah alternatif ruang nongkrong, usaha ini dinilai memberi warna baru bagi geliat usaha mikro dan ekonomi kreatif di wilayah Babat.

Melalui Rawoeh Kopi, para perintis berharap dapat memantik perubahan cara pandang masyarakat terhadap pilihan karier generasi muda. Bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari seragam yang dikenakan, melainkan dari keberanian menciptakan peluang dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

 

Reporter: Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.