Sabtu, 06 Jun 2026 14:59 WIB

Tak Ingin Terkekang Stigma, Gen Z di Lamongan Ini Pilih Buka Usaha Warung Kopi

  • Penulis :
  • | Senin, 02 Feb 2026 09:59 WIB
Foto: Usaha warung kopi yang dikelola Gen Z di Lamongan. (Fatkur/jatimnow.com)
Foto: Usaha warung kopi yang dikelola Gen Z di Lamongan. (Fatkur/jatimnow.com)

jatimnow.com–Di tengah kuatnya anggapan kesuksesan lulusan perguruan tinggi harus diukur dari profesi berseragam, sekelompok anak muda Gen Z di Babat, Lamongan, memilih jalur berbeda. Mereka meresmikan Rawoeh Kopi, sebuah warung kopi yang menjadi simbol keberanian Gen Z menantang stigma lama soal pilihan karier.

Grand opening Rawoeh Kopi digelar di kawasan Babat, Lamongan, dengan konsep warung kopi yang mengedepankan kenyamanan layaknya kafe. Berbeda dari warkop pada umumnya, Rawoeh Kopi menghadirkan suasana santai dengan fasilitas sofa yang dirancang untuk memberi pengalaman nongkrong lebih rileks bagi pengunjung.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Owner Rawoeh Kopi Rikza Syahrial menyampaikan, kehadiran usaha ini bukan sekadar membuka ruang usaha baru, tetapi juga membawa pesan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak harus selalu berujung pada profesi konvensional seperti pegawai kantoran, Aparatur Sipil Negara (ASN), atau guru.

“Rawoeh Kopi kami hadirkan sebagai ruang kreatif sekaligus bukti bahwa memilih jalur usaha adalah pilihan rasional dan terhormat. Anak muda berhak menentukan masa depannya sendiri tanpa harus terikat stigma profesi tertentu,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Dengan mengusung semangat kemandirian, Rawoeh Kopi dirintis oleh anak-anak muda Gen Z yang melihat potensi besar industri kopi dan ruang nongkrong sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif lokal.

"Selain menjadi tempat menikmati kopi, semoga Rawoeh Kopi juga diharapkan menjadi ruang diskusi, bertukar ide, hingga kolaborasi antar anak muda di Babat dan sekitarnya" imbuhnya.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Konsep warung kopi bersofa dipilih untuk menjembatani dua dunia kesederhanaan warkop dan kenyamanan kafe, sehingga dapat menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja lepas, hingga masyarakat umum.

Kehadiran Rawoeh Kopi mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Selain menambah alternatif ruang nongkrong, usaha ini dinilai memberi warna baru bagi geliat usaha mikro dan ekonomi kreatif di wilayah Babat.

Melalui Rawoeh Kopi, para perintis berharap dapat memantik perubahan cara pandang masyarakat terhadap pilihan karier generasi muda. Bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari seragam yang dikenakan, melainkan dari keberanian menciptakan peluang dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

 

Reporter: Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.