Selasa, 23 Jun 2026 04:51 WIB

Ketika Para Pedagang Ketupat Musiman di Ponorogo Harus Berbagi Pendapatan

Salah satu pedagang ketupat di Ponorogo
Salah satu pedagang ketupat di Ponorogo

jatimnow.com - Penjual musiman dari luar kota yang biasa menjajakan ketupat menyerbu Ponorogo. Mereka dapat ditemui di sepanjang Jalan Soekarno Hatta sisi barat maupun timur.

Salah satu penjual, Nadiyah (27) mengatakan bahwa dirinya datang ke Ponorogo mulai lebaran ketiga. Dia yang asli Kebumen, Jawa Tengah datang ke Ponorogo satu tahun sekali. Dia mengaku sudah tiga tahun menjadi pedagang ketupat musiman tersebut.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

"Ada yang laku Rp 15 ribu, ada pula yang cuma Rp 10 ribu. Sehari bisa terjual 10 renteng hingga 20 renteng," ungkap Nadiyah, Rabu (19/5/2021).

Dia mengaku mendatangkan janur dari Trenggalek. Sekali pesan, dia merogoh uang Rp 200 sampai Rp 300 ribu.

"Dulu sih bisa dapat Rp 300 ribu lebih setiap hari. Sekarang berkurang, karena penjual di sini semakin banyak," tambahnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Salah satu pedagang ketupat di PonorogoSalah satu pedagang ketupat di Ponorogo

Hal senada disampaikan Ponirem (63), pedagang ketupat asal Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Dia mengaku penjualan ketupat dalam dua tahun terakhir sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Semenjak ada Pandemi Covid-19, omzet janur ketupat sudah dua tahun belakangan ini sepi pembeli. Sehari rata-rata hanya laku tiga sampai empat gombyok saja," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dirinya mengaku sudah sekitar 16 tahun mengais rezeki dengan menjual ketupat di musim lebaran. Bila sebelum pandemi daganganya bisa laku 50 gombyok sampai 500 janur sehari. Namun saat ini turun drastis.

"Saya mendatangkan 3.000 janur. Hingga enam hari keenam ini saja belum habis. Hari terakhir berjualannya besok. Semoga bisa laku semua," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.