Sabtu, 20 Jun 2026 20:17 WIB

Pilihan Pembaca: Pabrik Minyak Goreng Terbakar hingga Pelaku Mafia Tanah Diburu

  • Penulis :
  • | Senin, 17 Mei 2021 07:40 WIB

jatimnow.com - Berita terdengar suara ledakan saat pabrik minyak goreng di Surabaya terbakar mejadi pilihan pembaca pertama pada Minggu (16/5/2021).

Dan di urutan kedua adalah rumah di Surabaya terbakar, pemilik diduga alami gangguan jiwa. Sedangkan di urutan ketiga adalah polisi buru pelaku lain yang terlibat praktik mafia tanah di Surabaya.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Terdengar Suara Ledakan, Pabrik Minyak Goreng di Surabaya Terbakar

Pabrik minyak goreng Ikan Dorang yang berada di jalan Ikan Dorang, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya terbakar, Minggu (16/5/2021).

Kabid Pembinaan dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Bambang Vistadi dalam keterangannya secara tertulis menyebutkan jika pihaknya menerima laporan terbakarnya pabrik itu sekitar pukul 02.01 Wib.

"Yang terbakar pabrik dengan pemilik Bapak Ferdy itu adalah ruang produksi pembuatan minyak," tulis Bambang Vistadi.

Rumah di Surabaya Terbakar, Pemilik Diduga Alami Gangguan Jiwa

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Rumah yang berada di Jalan Blauran gang III, Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya terbakar, Minggu (16/5/2021) dini hari.

Kabid Pembinaan dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Bambang Vistadi dalam keterangan tertulisnya menyebutkan pihaknya menerima kabar terbakarnya rumah itu pada pukul 00.20 Wib.

Dijelaskannya, untuk rumah no 19 terbakar habis atau tidak bisa ditempati. Sedangkan untuk rumah no 19-A dengan 3 lantai terdampak pada kamar di lantai 3. Dan untuk satu rumah no 17, terdampak pada sebagian atap rumah dan bisa ditempati.

Polisi Buru Pelaku Lain yang Terlibat Praktik Mafia Tanah di Surabaya

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Satgas Anti Mafia Tanah Polrestabes Surabaya atau Samata Joyo terus mengembangkan kasus praktik mafia tanah di Kota Pahlawan setelah menetapkan satu orang sebagai tersangka. Diduga, masih banyak lagi pelaku lain yang terlibat.

"Dugaan kami pelakunya lebih dari satu orang. Ini yang masih akan terus kami kembangkan dan dalami lagi," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian, Minggu (16/5/2021).

Sebelumnya, DP (48) warga Surabaya telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku diduga berusaha menguasai hak tanah petambak yang berada di Manukan Wetan dan Kulon tanpa sepengetahuan ahli waris tanah tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.