Kamis, 18 Jun 2026 07:49 WIB

Kapal Nelayan Indonesia Tenggelam di Samudera Hindia, 26 ABK Dilaporkan Selamat

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 188 dilaporkan mengalami kecelakaan di samudera Hindia pada Jumat (14/5) waktu setempat.

Hal ini disampaikan oleh pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, pada Sabtu (15/5) setelah pihak Kemenlu mendapatkan informasi tentang kecelakaan di sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia.

Baca Juga: HUT RI ke-80, Bank Mandiri Taspen Gaungkan Semangat Kebangsaan & Peduli Lansia

Dalam keterangan Kemenlu RI, informasi awal menyebutkan bahwa kapal berawakkan 26 Anak Buah Kapal (ABK) WNI. Kapal tersebut mengalami kebocoran.

Baca juga: Kapal Nelayan Indonesia Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 ABK Belum Diketahui

"Kemenlu segera berkoordinasi dengan KJRI Perth yang kemudian secara intensif berkomunikasi dengan Otoritas Australia guna mengupayakan penyelamatan," tulis pernyataan tersebut.

Otoritas Australia telah mengerahkan pesawat untuk mencari lokasi Kapal. Berdasarkan pantauan, kapal berada dalam posisi setengah tenggelam.

Baca Juga: PGN Raih Prestasi Bergengsi di ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 20

Pesawat telah menerjunkan life raft dan melakukan komunikasi radio namun belum direspon. ke 26 ABK WNI dilaporkan telah diselamatkan.

Upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengerahkan aset tambahan berupa Kapal Angkatan Laut Australia HMAS ANZAC dan dua pesawat P8 Poseidon. Kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi juga diminta memberikan pertolongan.

Kemenlu dan Perwakilan RI di Australia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan Otoritas Australia guna melanjutkan ikhtiar penyelamatan ke-26 ABK WNI kapal KM Bandar Nelayan 188.

Baca Juga: Tragedi Selat Bali, DPR RI Tinjau Kesiapan Setelah Kapal Tenggelam

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.