Selasa, 16 Jun 2026 18:05 WIB

Kapal Nelayan Indonesia Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 ABK Belum Diketahui

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 188 mengalami kecelakaan di Samudera Hindia (sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth Australia) pada Jumat.

Menurut informasi awal yang diterima kementerian dari Basarnas, kapal yang mengangkut 26 awak berkebangsaan Indonesia tersebut mengalami kebocoran.

Baca Juga: HUT RI ke-80, Bank Mandiri Taspen Gaungkan Semangat Kebangsaan & Peduli Lansia

Kementerian mengatakan telah berkoordinasi dengan KJRI Perth yang kemudian secara intensif berkomunikasi dengan Otoritas Australia guna mengupayakan penyelamatan.

"Otoritas Australia telah mengerahkan pesawat untuk mencari lokasi Kapal. Berdasarkan pantauan, kapal berada dalam posisi setengah tenggelam,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, Sabtu (15/5/2021).

Menurut pernyataan itu, pesawat telah menerjunkan life raft dan melakukan komunikasi radio namun belum mendapatkan respons.

“Hingga saat ini belum diketahui kondisi dari 26 awak kapal tersebut,” ujar kementerian.

Baca Juga: PGN Raih Prestasi Bergengsi di ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 20

Upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengerahkan aset tambahan berupa Kapal Angkatan Laut Australia HMAS ANZAC dan dua pesawat P8 Poseidon.

“Kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi juga diminta memberikan pertolongan,” tambah kementerian.

Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Australia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan Otoritas Australia guna melanjutkan upaya penyelamatan 26 ABK WNI di kapal KM Bandar Nelayan 188.

Baca Juga: Tragedi Selat Bali, DPR RI Tinjau Kesiapan Setelah Kapal Tenggelam

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.